Kompas TV nasional kriminal

Polisi: Tersangka Sudah Palsukan 11 Surat PCR di Bandara Halim

Sabtu, 24 Juli 2021 | 22:47 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Polisi membongkar sindikat pemalsuan surat keterangan hasil tes usap PCR di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Polres Metro Jakarta Timur menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Tiga orang sebagai tersangka pemalsu surat keterangan, serta dua orang yang merupakan calon penumpang yang menggunakan surat keterangan palsu.

Tersangka pengguna jasa surat keterangan palsu mengaku tidak membawa surat hasil tes PCR sebagai salah satu syarat penerbangan di masa PPKM.

Tersangka lalu ditawari tes usap oleh orang yang mengaku dari pihak laboratorium dan maskapai.

Bukannya menjalani tes usap, tersangka mengaku langsung menerima surat keterangan hasil PCR dengan hasi negatif.

Sebelumnya Polda Metro Jaya juga mengungkap kasus pemalsuan surat keterangan hasil tes usap PCR yang dipasarkan di media sosial 19 Juli 2021 lalu.

Dua tersangka memalsukan surat keterangan dengan mencatut beberapa laboratorium dan rumah sakit.

Pemalsuan surat keterangan hasil tes usap PCR juga terjadi Pekanbaru, Riau.

Polresta Pekanbaru menangkap dua orang yang merupakan pemalsu serta pengguna surat keterangan palsu.

Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman menegaskan pembuatan surat palsu keterangan hasil PCR termasuk kejahatan luar biasa.

“Dalam kondisi pandemi ini, segala sesuatu yang sifatnya membahayakan upaya kita mengendalikan pandemi dengan cara melanggar hukum seperti misalnya membuat surat PCR palsu, itu kejahatan yang dinilai lebih dari luar biasa atau extra ordinary crime,” kata Dicky seperti dikutip dari Kompas.com.

Pelaku kejahatan pemalsuan hasil tes usap PCR harus ditindak tegas karena berpotensi membahayakan jiwa orang lain di tengah upaya pemerintah memutus mata rantai penularan Covid-19.

 

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19