Kompas TV entertainment musik

Album Apa Kabar? dan Reuni God Bless di Tahun 1997

Jumat, 23 Juli 2021 | 15:01 WIB

KOMPAS.TV - God Bless merupakan nama besar dan legendaris dalam panggung musik rock Indonesia.

Sejumlah karya God Bless meraih popularitas tinggi dan masih dinikmati oleh para penggemarnya.

Selama 48 tahun berkarya, God Bless mengalami pasang-surut popularitas, beberapa kali berganti personel, dan sempat vakum selama beberapa tahun.

Di era tahun 1980-an, God Bless hanya 3 kali merilis album yaitu Cermin (1980), Semut Hitam (1988), dan Raksasa (1989).

Setelah album keempat Raksasa, God Bless kembali vakum cukup lama dari industri musik.

Para personel God Bless termasuk Eet Sjahranie dan Ian Antono kembali berkumpul pada 1997 setelah melewati masa vakum delapan tahun.

Reuni para personel God Bless tersebut melahirkan album kelima yang berjudul “Apa Kabar?”.

Album kelima God Bless dengan genre rock ini dirilis pada 1997 di bawah label Logiss Record.

Album ini dirilis dengan formasi personel Achmad Albar, Ian Antono, Donny Fattah, Eet Sjahranie, Yockie Suryoprayogo, dan Teddy Sujaya.

Lagu “Apa Kabar?” dalam album ini menggambarkan suka cita tentang bersatunya kembali personel God Bless setelah vakum.

Meski terbilang reuni, namun album “Apa Kabar?” adalah album terakhir Eet Sjahranie bersama God Bless.

Setelah album ini dirilis, Eet Sjahranie secara resmi mengundurkan diri untuk berfokus pada band Edane yang didirikannya pada 1991.

Album “Apa Kabar?” terdiri dari 10 lagu, dan beberapa di antaranya ditulis oleh para personel God Bless.

Daftar lagu di album Apa Kabar? (1997)

  • Apa Kabar? (Teddy Sujaya/ Jockie Surjoprajogo/ Ian Antono/ Sawung Jabo)
  • Anakku (Jockie Surjoprajogo)
  • Srigala Jalanan (Teddy Sujaya/ Eet Sjahranie/ Donny Fattah/ Sawung Jabo) 
  • Asasi (Ian Antono/ Ali Akbar)
  • Diskriminasi (Eet Sjahranie/ Ian Antono/ Ali Akbar)
  • Roda Kehidupan (Ian Antono/ Fajar Budiman/ Ian Antono/ Ali Akbar)
  • Pengamen Kecil (Jockie Surjoprajogo/ Sawung Jabo)
  • Balada Si Toha (Jockie Surjoprajogo)
  • Nurani (Ian Antono/ Ali Akbar)
  • Kembali (Ian Antono/ Ali Akbar)

(*)

Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:25
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19