Kompas TV nasional politik

Menkumham Yasonna: Hapus Stigma Anak yang Berhadapan dengan Hukum Sebagai Penjahat Kecil

Jumat, 23 Juli 2021 | 14:28 WIB
menkumham-yasonna-hapus-stigma-anak-yang-berhadapan-dengan-hukum-sebagai-penjahat-kecil
Salah satu mural buatan anak-anak binaan LPKA Klas 1 Kota Tangerang di tembok Aula LPKA Klas 1 Kota Tangerang, Kamis (21/11/2019) (Sumber: KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Memperingati Hari Anak Nasional tahun 2021, Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham) memberikan remisi kepada 1.020 anak yang berhadapan dengan hukum.

Menkumham Yasonna Laoly menilai remisi ini merupakan salah satu upaya dalam melindungi anak yang tertuang dalam amanat undang-undang.

Yasonna mengatakan, konstitusi negara menyebutkan setiap anak berhak atas keberlangsungan hidup tumbuh dan berkembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan disikriminasi.

Baca Juga: Begini Jawaban Jokowi saat Ditanya Anak SD soal Tugas Presiden Ngapain Aja

Menurutnya amanat tersebut bukan berarti negara mengakui hak anak tetapi juga bertangung jawab menjamin pemenuhannya.

“Begitu juga dengan anak yang berhadapan dengan hukum,” ujar Yasonna saat Peringatan Hari Anak Nasional, Jumat (23/7/2021).

Yasonna menambahkan harapan dari remisi ini tidak lain agar anak semakin cepat berkumpul kepada keluarga dan masyarakat dalam menata kembali masa depan menjadi lebih baik lagi.

Perlu diingat, masa depan Indonesia terletak di tangan dan pundak anak-anak. Karenanya melindungi kepentingan terbaik bagi anak sama artinya dengan melindungi masa depan bangsa ini dan umat manusia.

Baca Juga: Pesan Jokowi di Hari Anak Nasional: Tetap Semangat Belajar dan Teruslah Bergembira

Menurut Yassona misi untuk mengembalikan cita-cita dan masa depan anak yang berhadapan hukum akan mudah tercapai jika semua semua pihak berkomitmen untuk menghapus stigma terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Begal di Depok Rampas Ponsel

Selasa, 21 September 2021 | 18:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19