Kompas TV nasional update corona

Ketua Satgas IDI Angkat Bicara Terkait Lonjakan Angka Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia

Jumat, 23 Juli 2021 | 15:41 WIB

KOMPAS.TV - Kasus positif covid-19 harian memang cenderung turun karena angka tes yang juga menurun.

Namun, angka kematian dalam 6 hari terakhir, selalu berada di atas 1.000 orang. 

Kemarin (22/7), Indonesia bahkan kembali menyentuh angka kematian tertinggi sepanjang sejarah pandemi dengan nyaris 1.500 orang meninggal dunia.

Masalah kelangkaan oksigen, hanyalah satu dari sekian banyak faktor yang membuat angka harapan hidup pasien covid-19 semakin tipis.

Dalam sepekan terakhir, angka kematian akibat covid-19 di indonesia, selalu berada di atas 1.000 orang.

Hanya dalam satu pekan terakhir, Indonesia bahkan sudah tiga kali mencatatkan angka kematian tertinggi sepanjang sejarah pandemi covid-19.

Per 22 Juli kemarin, satgas covid-19 mencatat sudah 79.032 orang meninggal dunia akibat covid-19.

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI, Prof. Zubairi Djoerban mengingatkan masyarakat agar tidak meremehkan angka kematian akibat Covid-19.

Sebelumnya, sejumlah oknum membuat narasi yang terkesan meremehkan jumlah kematian akibat Covid-19.

Dalam narasi mereka, jumlah kematian pasien Covid-19 tersebut hanya dinilai sebagai ‘angka’ sampai membandingkannya dengan jumlah kematian di negara lain.

Selain itu, berbagai informasi palsu atau hoaks yang masih terus beredar sejak awal pandemi juga berperan penting dalam penurunan kepercayaan masyarakat terhadap Covid-19.

Belum lama ini, dr. Lois Owien membuat ‘gempar’ dunia kesehatan karena narasinya yang tidak mempercayai Covid-19 dan menuduh jumlah kematian yang diumumkan Pemerintah justru karena obat-obatan.

Terkait penyebab angka kematian covid-19 yang semakin meningkat, simak penjelasan dari Ketua Satgas Covid-19 IDI, Prof. Zubairi Djoerban dalam tayangan berikut ini.  

Melihat bagaimana masih banyaknya orang yang meremehkan Covid-19, khususnya angka kematian, Zubairi Djoerban pun memberikan pengingat. 

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19