Kompas TV nasional hukum

Menyusul Temuan Ombudsman, ICW Desak Firli Bahuri Mundur dari Pimpinan KPK

Jumat, 23 Juli 2021 | 13:09 WIB
menyusul-temuan-ombudsman-icw-desak-firli-bahuri-mundur-dari-pimpinan-kpk
Ketua KPK Firli Bahuri (Sumber: YouTube KPK)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Indonesia Corruption Watch (ICW) desak Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, segera mengundurkan diri.

Desakan itu menyusul temuan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) atas pemeriksaan maladministrasi penyelenggaraan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) KPK.

Menurut ICW, melalui temuan Omndsman itu, pimpinan KPK terbukti melakukan pelanggaran prosedur, administrasi, hingga penegakan hukum

Lebih lanjut, ICW menyebut setidaknya ada dua peraturan perundang-undangan yang mengharuskan Firli mundur dari pimpinan KPK, di antaranya: Pasal 32 ayat (1) huruf c UU 19/2019.

"Pimpinan KPK berhenti atau diberhentikan karena melakukan perbuatan tercela. Dan TAP MPR No VI/2001, siap mundur dari jabatan politik apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat," tulis ICW melalui keterangan tertulisnya, Jumat (23/7/2021).

Baca Juga: Ombudsman Temukan Adanya Maladministrasi hingga Pelanggaran Prosedural dalam TWK KPK

Untuk memperjelas dan memperkuat konteks desakan tersebut, ICW menyusun sejumlah indikator, seperti berikut:

Pertama, Firli Bahuri dinilai tidak mampu menjalankan roda kerja KPK sebagaimana mestinya.

Menurut ICW, permasalahan kerap muncul dalam lingkup kerja penindakan. Selain penurunan jumlah OTT, hal lain yang juga menjadi perhatian masyarakat adalah kegagalan meringkus buronan Harun Masiku.

Tidak hanya itu, ICW juga menganggap Firli turut melindungi sejumlah politisi dalam perkara korupsi bansos. 

Penulis : Hedi Basri | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19