Kompas TV klik360 sinau

Mengenal Lumba-lumba, Mamalia Laut yang Dikenal Cerdas dan Ramah

Jumat, 23 Juli 2021 | 10:02 WIB

KOMPAS.TV - Lumba-lumba adalah mamalia laut yang dikenal dengan kecerdasannya. Sama seperti paus, hiu, dan pesut, lumba-lumba masuk ke dalam Ordo Cetacea.

Lumba-lumba bernapas dengan paru-paru, sehingga mereka akan muncul ke permukaan air secara periodik untuk menghirup udara.

Mamalia laut ini memiliki sistem unik yang digunakan untuk berkomunikasi dan menerima rangsang yang dinamakan sistem sonar.

Sistem sonar dapat menghindari benda-benda yang ada di depan lumba-lumba, sehingga mereka bisa terhindar dari benturan.

Selain dikenal cerdas, lumba-lumba juga terkenal karena keramahan pada manusia. Spesies yang paling terkenal luas adalah lumba-lumba umum (Delphinus delphis) dan hidung botol (Tursiops truncatus).

Cirinya tampak dari senyuman bawaan yang dibentuk oleh lengkungan mulut dua spesies lumba-lumba tersebut.

Lumba-lumba bahkan dapat mengenal dan mengingat orang, seperti lumba-lumba hidung botol yang memiliki memori sosial terpanjang dari semua spesies.

Sebagian besar spesies lumba-lumba berukuran dua hingga tiga meter, dan yang terbesar bisa mencapai empat meter.

Bentuk tubuhnya seperti torpedo yang berfungsi agar bisa meluncur cepat di perairan dengan bantuan sirip untuk bergerak.

Lumba-lumba memiliki moncong pendek dan tumpul dengan gigi berbentuk kerucut, sedangkan yang lain rata.

Lumba-lumba umumnya tersebar di semua samudra dan lautan, kecuali Laut Kaspian dan Aral.

Lumba-lumba sungai adalah salah satu spesies yang dapat hidup di air tawar, bisa ditemui di perairan Asia dan Amerika Selatan.

Sementara itu, lumba-lumba umum dan hidung botol tersebar luas di laut yang hangat dan sedang.(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19