Kompas TV regional peristiwa

Pelaku Penyedia Sertifikat Vaksinasi dan Surat Swab Palsu Ditangkap, Patok Harga Rp 800 Ribu

Jumat, 23 Juli 2021 | 07:49 WIB
pelaku-penyedia-sertifikat-vaksinasi-dan-surat-swab-palsu-ditangkap-patok-harga-rp-800-ribu
Ilustrasi layanan penyedia sertifikat dan surat swab palsu di masa pandemi Covid-19 (Sumber: Kompas.com)

SORONG, KOMPAS.TV - Polisi Resor Sorong Kota, Papua,  berhasil menangkap pelaku penyedia sertifikat vaksinasi dan surat swab palsu sebagai syarat perjalanan di masa pandemi Covid-19.

Pelaku diketahui mematok harga paket agar bisa bepergian di masa pandemi ini dengan harga Rp 800 ribu.

Kapolres Sorong Kota, AKBP Ary Nyoto Setiawan menjelaskan pembekukan penyedia sertifikat vaksin dan surat swab palsu ini berawal dari ditangkapnya dua penumpang pesawat yang menggunakan jasa tersebut.

Petugas mulanya curiga dengan dokumen perjalanan terhadap dua penumpang berinisial S dan I di Bandara Deo Sorong tujuan Makassar ketika melakukan pengecekkan.

Baca Juga: Nekat Pakai Sertifikat Vaksin Palsu, Penumpang Pesawat Ini Ditahan Petugas

Surat swab itu lantas dikonfirmasi ke Laboratorium RS TNI AL dr. R. Oetojo, hasilnya pihak RS menyatakan tak mengeluarkan surat tersebut.

"Awalnya ada kecurigaan petugas, kemudian mengkonfirmasi ke Laboraturium RS TNI AL dr. R. Oetojo. Ternyata mereka tidak pernah mengeluarkan surat swab PCR," ujar Nyoto, dikutip dari Kompas.com, Kamis (22/7/2021).

Sertifikat vaksinasi yang digunakan dua orang itu juga terbukti palsu setelah pihak puskesmas mengonfirmasi tak mengeluarkan surat tersebut.

Penumpang tersebut mengaku mendapatkan surat paket perjalanan dari orang berinisial R.

Baca Juga: Pembuat Sertifikat Vaksin Covid-19 dan Surat Tes PCR Palsu Terancam 12 Tahun Penjara!

Penulis : Danang Suryo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19