Kompas TV nasional hukum

Nurdin Abdullah Didakwa Terima Suap Rp 13 Miliar, Ini Rinciannya!

Jumat, 23 Juli 2021 | 00:23 WIB

Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah hari ini menghadapi sidang dakwaan atas kasus suap proyek infratruktur.

Sidang Pembacaan dakwaan yang digelar di Pengadilan Tipikor dihadiri Nurdin abdullah secara virtual.

Dalam dakwaannya, jaksa menyebut Nurdin Abdullah menerima suap dari proyek infrastruktur dengan total nilai 13 miliar rupiah.

Penerimaan suap atas proyek infrastruktur diterima Nurdin dari sejumlah kontraktor.

Dari total 13 miliar yang diterima Nurdin Abdullah, uang tersebut diterima dari Anggi sebesar Rp 2,5 miliar dan 150 ribu dollar Singapura atau senilai Rp 1,59 miliar.

Dari kontraktor lain ada penerimaan senilai Rp 6,5 miliar dan 200 ribu dollar Singapura atau setara dengen Rp 2,1 miliar.

Jaksa penuntut umum menyatakan dengan adanya pemberlakuan PPKM darurat, penahanan Nurdin Abdullah dalam menghadapi proses hukum di persidangan masih akan dilakukan melalui daring.

Penahanan terhadap Nurdin Abdullah masih akan dilakukan di Jakarta.

Sebelum menjalani persidangan Nurdin Abdullah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK Februari 2021.

Sebelum terseret kasus hukum, Nurdin Abdullah merupakan salah satu kepala daerah yang dianggap memiliki integritas.

Nurdin memulai karier sebagai akademisi dan memulai karier politik sebagai Bupati Bantaeng hingga akhirnya memenangkan Pilkada Sulsel dan menjabat sebagai gubernur, namun tidak sampai pada akhir masa jabatan karena terlibat kasus korupsi.

Sebelum ditangkap KPK, Nurdin Abdullah juga memiliki sejumlah catatan prestasi salah satunya Nurdin merupakan penerima penghargaan Bung Hatta Anti-Corruption Award pada tahun 2017.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19