Kompas TV nasional politik

Airlangga: Penggunaan Level di PPKM Mengacu Arahan WHO

Kamis, 22 Juli 2021 | 06:00 WIB
airlangga-penggunaan-level-di-ppkm-mengacu-arahan-who
Ketua KPCPEN Airlangga Hartarto menyampaikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penanganan Pandemi Covid-19, secara virtual, Senin (21/06/2021) (Sumber: Dok Setkab)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pemerintah mengganti istilah Darurat menjadi tingkatan level dalam pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Airlangga Hartarto, menjelaskan pergantian istilah level ini muncul dalam rapat terbatas Presiden dengan para gubernur beberapa waktu lalu.

Selain itu penggunaan level dalam PPKM ini juga sesuai dengan arahan organisasi kesehatan dunia (WHO).

Baca Juga: Luhut: Presiden Perintahkan Tak Gunakan Nama PPKM Darurat, Disederhanakan PPKM Level 4

“Istilah darurat itu kita harmonisasikan ke level 1,2,3,4. Ini memang ada permintaan dalam ratas dengan para gubernur, di mana para gubernur mengusulkan istilahnya diubah," ujar Airlangga saat konferensi pers virtual di Jakarta, Rabu (21/7/2021).

Airlangga menambahkan dengan menggunakan level, masyarakat juga bisa mengetahui daerahnya masuk di tingkatan PPKM dengan level berapa.

Dalam Instruksi Mendagri Nomor 22 Tahun 2021 telah dijelaskan mengenai perbedaan level 4 dan 3 dengen kriteria yang jelas dan diberikan jumlah targetnya.

Untuk level 4, kriteria parameternya yakni kasus konfirmasi positif per 100 ribu penduduk itu di atas 150 kasus. Kemudian tingkat perawatan per 100 ribu penduduk di atas 30 persen.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Terapkan Aturan PPKM Level Tertinggi di Jawa Tengah

Kemudian melihat kemampuan tes, positivity rate, kontak tracing dan juga terkait bed occupancy rate.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:34
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19