Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Pencairan Bantuan Bagi 3 Juta Pelaku Usaha Mikro Dipastikan Lebih Cepat dari Target

Rabu, 21 Juli 2021 | 17:22 WIB
pencairan-bantuan-bagi-3-juta-pelaku-usaha-mikro-dipastikan-lebih-cepat-dari-target
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani (Sumber: KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.TV –  Pencairan bantuan bagi 3 juta pelaku usaha mikro yang terdampak pandemi Covid-19 dipastikan lebih cepat dari target yang telah ditetapkan.

Dari target September 2021, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah memastikan pencairan selesai pada akhir Juli 2021.

”Tidak ada masalah, jumlah pelaku usaha mikro itu sudah diusulkan oleh sejumlah dinas koperasi dan UKM. Jadi, tinggal disalurkan saja. Boleh dibilang, bantuan sebesar Rp 3,6 triliun ini merupakan tambahan atas kelanjutan program bantuan produktif usaha mikro atau BPUM yang sudah digulirkan sejak tahun 2020,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM Edi Satriya di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

Seperti dikemukakan dalam Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat pada Sabtu (17/7/2021), Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah telah  menyalurkan bantuan langsung berupa uang masing-masing sebesar Rp 1,2 juta kepada 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan total Rp 11,76 triliun.

Sri Mulyani menjelaskan, pada bulan Juli hingga September 2021, Kementerian Koperasi dan UKM diminta untuk kembali menyalurkan bantuan tunai ini.

Baca Juga: Kabar Gembira! Pemerintah akan Kucurkan Rp84,36 Triliun Lewat Bansos Tunai, PKH, hingga BLT UMKM

Ada anggaran sebesar Rp 3,6 triliun yang bisa diberikan kepada 3 juta peserta usaha mikro baru.

”Kita harap datanya sudah lebih baik dan targetnya lebih baik. Jadi, ada 3 juta peserta usaha mikro baru yang akan menerima bantuan tunai masing-masing sebesar Rp 1,2 juta. Biasanya ini sangat berguna bagi pelaku usaha kecil untuk modal kerja dan bahan baku,” ujarnya.

Pemerintah menargetkan sebanyak 12,8 juta usaha mikro segera memperoleh bantuan dengan total anggaran Rp 15,36 triliun. Diharapkan anggaran Rp 3,6 triliun ini bisa benar-benar tersalurkan oleh Kementerian Koperasi dan UKM, terutama saat para pelaku usaha mikro kini sedang menghadapi PPKM darurat dalam upaya mencegah penularan Covid-19.

Adapun, Edi menjelaskan, bantuan tahap pertama sebesar Rp 11,76 triliun sudah dicairkan kepada 9,8 juta usaha mikro sebelum Idul Fitri, Mei lalu.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Kompas.id




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:24
WHO MEMPREDIKSI AKAN ADA 100.000 KEMATIAN KARENA COVID-19 MULAI SAAT INI SAMPAI OLIMPIADE TOKYO BERAKHIR   NILAI PASAR FEDERICO CHIESA NAIK DARI 60 JUTA EURO MENJADI 70 JUTA EURO (RP 1,2 TRILIUN)   WINGER JUVENTUS FEDERICO CHIESA JADI PEMAIN LOKAL TERMAHAL DI LIGA ITALIA SETELAH TAMPIL GEMILANG DI EURO 2020   SIDANG UMUM KE-75 PBB DIJADWALKAN DISELENGGARAKAN PADA SEPTEMBER 2021   PRESIDEN KOREA SELATAN MOON JAE-IN TUNJUK BTS SEBAGAI UTUSAN KHUSUS PRESIDEN DI SIDANG UMUM KE-75 PBB   MULAI HARI INI, KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI SUMUT TERIMA BANSOS 10 KG BERAS, DIANTAR LANGSUNG OLEH PT POS   KANTOR IMIGRASI KELAS I TPI DENPASAR MENDEPORTASI 3 WARGA RUSIA (SATU KELUARGA) KARENA MELEWATI MASA IZIN TINGGAL   POLRES JEMBER: POSTER SOAL PER 21 JULI 2021 WARGA JEMBER LEPAS MASKER ADALAH HOAKS   KAPOLSEK SELOGIRI, WONOGIRI, AKP EDI HANRANTA MENINGGAL SETELAH BEBERAPA HARI BERJUANG MELAWAN COVID-19   SATPOL PP SOLO: ADA 2.910 PELANGGARAN PELAKU USAHA DI SOLO SELAMA PPKM   PENUTUPAN KEGIATAN PENDAKIAN GUNUNG GEDE PANGRANGO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021   WAGUB DKI: PEKERJA DI SEKTOR ESENSIAL DAN KRITIKAL TAK PERLU AJUKAN STRP SELAMA PPKM HINGGA 25 JULI 2021   ASOSIASI PENGELOLA PUSAT BELANJA INDONESIA MINTA RELAKSASI DAN INSENTIF KE PEMERINTAH SETELAH PPKM DIPERPANJANG   PEMERINTAH GANTI PENGGUNAAN KATA PPKM DARURAT MENJADI PPKM LEVEL 4