Kompas TV regional peristiwa

Satgas Covid-19 Sebut Jakarta Paling Tak Patuhi Jaga Jarak, Begini Tanggapan Wagub DKI

Rabu, 21 Juli 2021 | 16:06 WIB
satgas-covid-19-sebut-jakarta-paling-tak-patuhi-jaga-jarak-begini-tanggapan-wagub-dki
Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan, DKI siap untuk vaksinasi remaja usia 12 tahun ke atas. Vaksinasi dapat dilakukan di seluruh puskesmas di DKI Jakarta. Selain untuk remaja, vaksinasi juga berlaku untuk warga dengan KTP non DKI dan WNA yang memenuhi syarat. (Sumber: SUBANDI / KOMPAS TV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Satgas Covid-19 menyebutkan DKI Jakarta sebagai provinsi yang paling tidak patuh jaga jarak berdasarkan data monitoring protokol kesehatan selama sepekan terakhir. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ketidakpatuhan warga DKI dalam menjaga jarak mencapai 48,26 persen.

“Untuk desa kelurahan yang tidak patuh menjaga jarak, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kelurahan yang paling banyak, yaitu 48,26% atau hampir setengah kelurahan di DKI Jakarta masyarakatnya tidak patuh dalam menjaga jarak,” kata Wiku Adisasmito dalam keterangannya, Selasa (20/7/2021).

Terkait dengan laporan ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mensosialisasikan dan mengampanyekan terkait dengan protokol kesehatan dengan berbagai cara. 

"Masyarakat Jakarta sejak awal sudah disosialisasikan dan dikampanyekan oleh pemerintah dengan berbagai cara," kata Riza pada keterangannya, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Kepatuhan Warga DKI Jakarta Terapkan Prokes Jadi Sorotan Satgas Covid-19

Tetapi, Riza mengatakan, secara umum masyarakat Jakarta sudah patuh dan rajin melaksanakan protokol kesehatan. 

"Dan sungguh kita sama-sama melihat secara umum masyarakat Jakarta termausk masyarakat yang patuh dan rajin melaksanakan prokes," kata Riza. 

Hal ini ditunjukkan dari warga yang patuh menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan. 

"Jadi kita lihat menggunakan masker, jaga jarak kemudian cuci tangan kita bisa lihat di setiap lini di setiap bidang dan komunitas," ujar Riza. 

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19