Kompas TV internasional kompas dunia

Rusia Kerahkan Pasukan Tank ke Perbatasan Afghanistan dari Pangkalan Tajikistan

Selasa, 20 Juli 2021 | 21:15 WIB
rusia-kerahkan-pasukan-tank-ke-perbatasan-afghanistan-dari-pangkalan-tajikistan
Tank T-90 Rusia bergerak ke perbatasan Afghanistan dari pangkalan militer Rusia di Tajikistan (Sumber: TASS)

MOSKWA, KOMPAS.TV - Tank-tank dari pangkalan militer Rusia di Tajikistan tiba dekat perbatasan dengan Afghanistan menjelang latihan militer bulan depan. Demikian dikatakan Kementerian Pertahanan Rusia, Selasa (20/07/2021).

Rusia akan menggelar latihan militer tanggal 5-10 Agustus dengan Tajikistan dan Uzbekistan di tempat pelatihan Harb-Maidon dekat perbatasan Afghanistan, di mana Taliban melakukan serangan kilat terhadap pasukan pemerintah.

“Sebagai bagian dari latihan taktis bersama yang akan datang, kru tank Rusia dari pangkalan militer ke-201 yang ditempatkan di Tajikistan menempuh jarak 200 kilometer dari jangkauan Lyaur ke tempat pelatihan Harb-Maidon di dekat perbatasan dengan Afghanistan,” kata Kemenhan Rusia dikutip dari France24.

Pasukan dari pangkalan Rusia di Tajikistan, yang terbesar di luar perbatasan negara Rusia, dan dari Distrik Militer Pusat akan ambil bagian dalam latihan tersebut.

Komandan Distrik Militer Pusat Alexander Lapin mengatakan, pasukan akan menjalankan latihan untuk mengalahkan unit bersenjata ilegal yang menyerbu wilayah negara sekutu.

Baca Juga: Aksi Heroik Seorang Ibu, Selamatkan Anaknya yang Berusia 5 Tahun dari Usaha Penculikan

Ilustrasi tentara Rusia. kementerian pertahanan Rusia mengatakan sekitar 1.500 tentara dari Rusia dan Uzbekistan akan ambil bagian dalam latihan militer gabungan di Uzbekistan dari 30 Juli hingga 10 Agustus. (Sumber: Baderkhan Ahmad/AP Photo)

Secara terpisah, kementerian pertahanan Rusia mengatakan, sekitar 1.500 tentara dari Rusia dan Uzbekistan akan ambil bagian dalam latihan militer gabungan di Uzbekistan dari 30 Juli hingga 10 Agustus.

Latihan militer akan berlangsung di tempat pelatihan Termez dekat perbatasan Afghanistan, dan bakal melibatkan pasukan Rusia dari Distrik Militer Pusat dan satuan penerbangan.

"Pasukan akan berlatih memastikan keutuhan wilayah negara-negara Asia Tengah," imbuh Kementerian Pertahanan.

Taliban memanfaatkan penarikan pasukan asing untuk meluncurkan serangkaian serangan di seantero Afghanistan. Pasukan pemerintah Afghanistan dan pengungsi dalam beberapa pekan terakhir menyeberang ke Tajikistan, melarikan diri dari serangan Taliban.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Kompas.com


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19