Kompas TV regional peristiwa

Harusnya Dapat Rp300.000, Penerima BST Cuma Terima Rp 50.000, Diduga Dipotong Oknum Desa hingga RT

Selasa, 20 Juli 2021 | 20:54 WIB
harusnya-dapat-rp300-000-penerima-bst-cuma-terima-rp-50-000-diduga-dipotong-oknum-desa-hingga-rt
Ilustrasi. Sejumlah ibu-ibu tengah mengantri untuk menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diberikan pemerintah. (Sumber: Kontan/Baihaqi)

MIMIKA, KOMPAS.TV - Tim penyidik Unit Tipikor Satuan Reserse dan Kriminal Polres Mimika, Papua, tengah mengusut dugaan pemotongan bantuan sosial tunai (BST) untuk warga kurang mampu di wilayah Distrik Mimika Barat.

Diketahui, BST senilai Rp300.000 yang seharusnya diterima warga diduga dipotong oleh oknum perangkat desa hingga RT, sehingga tiap keluarga hanya menerima Rp50.000.

Baca Juga: Antrean Warga Tarik BST di ATM Picu Kerumunan

Kasat Reskrim Polres Mimika AKP Hermanto mengatakan, pihaknya telah menugaskan tiga penyidik Unit Tipikor Polres Mimika untuk menelusuri informasi itu.

Ketiga penyidik tersebut saat ini sedang berada di Kokonao, ibu kota Distrik Mimika Barat.

Mereka sedang mengumpulkan data-data terkait pemotongan BST dari setiap warga kurang mampu itu.

"Anggota kami sekarang berada di Kokonao mengecek sekaligus mengumpulkan data-data terkait kebenaran informasi pemotongan BST kepada setiap keluarga penerima manfaat (KPM) yang dilakukan oknum petugas yang membagikan dana bantuan itu," kata Hermanto di Timika, Selasa, (20/7/2021).

Baca Juga: Penerima BST dan PKH akan Terima Tambahan Beras 10 Kilogram Selama PPKM Darurat

"Rencananya paling cepat mereka tiga hari berada di Kokonao."

Berdasarkan informasi dan laporan yang diterima Polres Mimika, KPM yang mengalami pemotongan berdomisili di tujuh kampung (desa) di Mimika Barat.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19