Kompas TV nasional hukum

Aktivis Bingung dengan Sikap KPK: Awalnya Mengapresiasi Aksi Laser, Sekarang Buat Laporan ke Polisi

Senin, 19 Juli 2021 | 22:55 WIB
aktivis-bingung-dengan-sikap-kpk-awalnya-mengapresiasi-aksi-laser-sekarang-buat-laporan-ke-polisi
Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jalan Kuningan Persada, Setiabudi, Jakarta Selatan, ditembaki laser, Senin (28/6/2021) petang membentuk beberapa tulisan di antaranya Berani Jujur Pecat. (Sumber: Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru Kampanye Hutan Greenpeace Indonesia, Asep Komaruddin, angkat bicara terkait pelaporan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap aktivis gerakan #BersihkanIndonesia ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Seperti diketahui, para aktivis tersebut dilaporkan atas aksinya menembakkan laser ke Gedung KPK beberapa waktu lalu buntut protes terkait pemecatan 51 pegawai KPK.

Menanggapi pelaporan tersebut, Asep mengaku baru mendengar adanya pelaporan itu dari rekan-rekan wartawan.

"Ya terkait ini (pelaporan ke polisi) kami baru dapat kabar dari teman-teman jurnalis malah, dan kami belum tahu kalau dilaporkan," kata Asep dikutip dari Tribunnews.com, Senin (19/7/2021).

Baca Juga: KPK Laporkan Peristiwa Penyinaran Laser “Berani Jujur Pecat” ke Polres Jaksel

Pihak Greenpeace Indonesia, kata Asep, sampai saat ini belum menerima surat pelaporan tersebut.

Ia pun mengaku bingung dengan sikap KPK yang tak konsisten. Sebab, KPK sebelumnya menyatakan apresiasi terhadap aksi penembakan laser tersebut.

"Agak bingung juga dilaporkan terkait apanya. Kalau terkait aktivitas (penembakan) laser yang tempo hari itu agak aneh juga," ucap Asep.

"Karena sebelumnya setelah aksi ada pernyataan dari Plt Juru Bicara Bidang Penindakan Ali Fikri yang meresponsnya dan mengapresisasi karena dianggap sebagai dukungan terhadap pemberantasan korupsi."

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, membenarkan adanya pelaporan terhadap sejumlah aktivis #BersihkanIndonesia.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV/Tribunnews.com


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Vaksinasi Dosis Pertama Bagi Tunawisma

Kamis, 23 September 2021 | 18:40 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19