Kompas TV regional berita daerah

Polda Jateng Ungkap Pengiriman 1 kg Sabu-Sabu Dari Malaysia

Senin, 19 Juli 2021 | 22:00 WIB
polda-jateng-ungkap-pengiriman-1-kg-sabu-sabu-dari-malaysia
foto ilustrasi penyalahgunaan narkoba. (Sumber: -)

SEMARANG, KOMPAS.TV - Aksi penyelundupan barang haram narkoba jenis sabu yang disembunyikan di dalam kipas angin dari Malaysia ke Sampang Madura lewat Semarang telah diungkap.

Tim Dit Resnarkoba Polda Jateng yang memburu sampai ke Madura setelah memperoleh laporan Bea Cukai Tanjung Emas Semarang, Senin(19/7,2021) selain meringkus seorang wanita pengedar sabu W(32),  juga menyita 13  paket sabu seberat 1.002,21 gram dan kipas angin.

Dirresnarkoba Polda Jateng Kombes Pol Lutfi mengatakan kasus ini merupakan jaringan narkotika internasional. Sebelum terungkap, Polda Jateng memperoleh informasi dari Bea Cukai (KPP BC) Tipe Madya Pabean (TMP) Tanjung Semarang yang mencurigai pengiriman paket lewat jalur penerbangan dari Malaysia ke alamat Sampang Madura(Jatim) melalui Semarang .

“Dari hasil profiling ditemukan barang yang mencurigakan, kami turun ke lapangan untuk melihat langsung dan mengecek barang tersebut diduga narkotika amphetamine jenis sabu,” jelasnya.

Kecurigaan terbukti.  Setelah dilakukan pengecekan ditemukan barang tersebut narkotika jenis sabu. Selang satu hari yaitu pada Jumat (9/7/2021) petugas menangkap tersangka W, seorang pedagang ikan  yang juga terlibat  pengedar narkoba  jaringan Internasional Malaysia-Indonesia. Tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Pamekasan. Saat paket dibongkar ditemukan mesin kipas angin gantung yang didalamnya terdapat 13 paket Narkotika jenis sabu seberat 1.002,21 gram.

“Kita temukan didalamnya bungkusan sebanyak 13 yang dibungkus kertas karbon untuk mengelabuhi petugas saat di cek dengan sinar X-Ray”, ungkapnya .

Berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka sebelumnya disuruh oleh N untuk menerima dan menanda tangani resi penerimaan paket.

Tersangka W kini diancam dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman  pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp 8 miliar.   

Penulis : Herwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19