Kompas TV regional peristiwa

Mantan Legislator yang Ngaku Ditusuk Petugas hingga Buta Datangi Kantor Polisi untuk Minta Maaf

Minggu, 18 Juli 2021 | 23:39 WIB
mantan-legislator-yang-ngaku-ditusuk-petugas-hingga-buta-datangi-kantor-polisi-untuk-minta-maaf
Pengemudi Awaluddin Rao (tengah) saat mendatangi Kantor Polresta Padang untuk menyampaikan permintaan maaf, Minggu (18/7) sore. (Sumber: ANTARA/HO-)

PADANG, KOMPAS.TV - Mantan legislator Tapanuli Tengah, Awaluddin Rao, mendatangi kantor Polresta Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Minggu (18/7/2021) sore.

Ia tampak mendatangi kantor Polresta Padang sekitar pukul 17.30 WIB. Tujuannya, menyampaikan permintaan maaf atas videonya yang viral di media sosial.

"Saya datang atas dasar kesadaran diri sendiri dan tanpa paksaan siapa pun untuk menyampaikan permintaan maaf kepada pihak kepolisian," kata Awaluddin Rao, di kantor Polresta Padang.

Baca Juga: Puluhan Paspampres Geruduk Polres Jakbar Cari Oknum Polisi yang Dinilai Arogan pada Praka Izroi

Ia meminta maaf jika ulahnya pada Sabtu (17/7/2021) kemarin telah mengganggu konsentrasi, bahkan menambah tugas kepolisian sebagai gugus depan dalam memutus mata rantai Covid-19.

Awaluddin Rao yang datang mengenakan kaos berlengan panjang juga mengaku tidak ada niatnya untuk menjelek-jelekkan pihak kepolisian.

"Saya juga menyatakan dukungan pada polisi untuk menjalankan tugas dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19," katanya.

Ia juga mengoreksi soal keterangannya pada hari kejadian yang dalam video mengatakan kalau dirinya ditusuk petugas hingga matanya buta.

Baca Juga: Tak Punya Bukti Keterangan Vaksinasi, Anggota DPRD NTB Debat dengan Polisi

"Kejadian saat itu dalam kondisi panik, saya tidak melihat ada petugas pos PPKM darurat yang menusuk. Saya berteriak minta tolong karena tiba-tiba ada darah di kening," ucapnya.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:43
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19