Kompas TV regional kriminal

Ketahuan Mencuri Emas, Mantan Napi Kembali Berurusan dengan Polisi

Jumat, 16 Juli 2021 | 17:42 WIB

BALI, KOMPAS.TV - Mendapat asimilasi kasus covid-19 akibat kasus pencurian ternyata tidak membuat Wayan Agus bersyukur.

Malah dia kembali beraksi mencuri emas dan mengajak temannya disebuah rumah kosong diseputaran Jalan Srikandi, Kabupaten Klungkung Bali.

Setelah terbebas setelah mendapat remisi asimilasi dari kasus pencurian ayam, Wayan Agus kembali beraksi dengan mencuri emas dengan alasan tidak memiliki pekerjaan setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan.

Tersangka ditangkap saat mencoba menjual emas secara eceran untuk menghindari kecurigaan pembeli.

Kapolres Klungkung AKBP I Made Dhanuardana mengatakan, tersangka ini beraksi bersama seorang temannya. Satu melakukan pengintaian, satu lagi beraksi dan kemudian dijual secara terpeca di beberapa tempat di Klungkung dan Denpasar.

Tersangka mencuri emas di salah satu rumah warga, lebih dari 48 gram perhiasan emas dengan kerugian sekitar Rp 30 juta.

Hasil jualan emas tersebut kemudian dibagi dan digunakan untuk judi dan rencananya sisanya untuk kebutuhan rumah tangga dan membangun rumah di kampung asalnya Nusa Penida Klungkung.

Kapolres mengatakan, penangkapan tersangka setelah penyelidikan kepolisian dari laporan warga yang mengaku kehilangan perhiasan emas saat ditinggal melaksanakan upacara agama  dalam waktu cukup lama.

Kemudian tersangka ditangkap saat mencoba menjual emas dengan menggunakan mobil pikep sewaan, sehingga selain barang bukti sisa emas dan uang hasil penjualan mobil pikep juga ikut diamankan petugas.

Sementara untuk penyelidikan lanjutan polisi masih terkendala PPKM Darurat , lantaran penjual emas masih tutup hingga 20 Juli mendatang.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Peristiwa

Alex Noerdin Batal Ditahan di Rutan KPK

Sabtu, 18 September 2021 | 12:39 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:30
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19