Kompas TV regional sosial

Penumpang KRL Diminta Bawa STRP dalam Bentuk Cetak Bertanda Tangan dan Stempel Basah

Selasa, 13 Juli 2021 | 20:50 WIB
penumpang-krl-diminta-bawa-strp-dalam-bentuk-cetak-bertanda-tangan-dan-stempel-basah
Penumpang Kereta Rel Listrik atau KRL memakai masker. (Sumber: Kompas.com/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.TV - VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba mengimbau kepada calon penumpang KRL untuk membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) atau surat keterangan lainnya dalam bentuk cetak dengan tanda tangan dan stempel basah. 

"Sebagaimana aturan yang tertuang dalam SE Menteri Perhubungan No. 50 Tahun 2021, STRP atau surat keterangan lainnya yang termasuk ke dalam sektor esensial dan kritikal agar dibawa seluruh calon pengguna KRL dalam bentuk cetak dengan tanda tangan dan stempel basah," kata Anne melalui keterangan tertulis, Selasa (13/7/2021). 

Anne mengatakan, dokumen perjalanan yang kurang lengkap akan memakan waktu pemeriksaan lebih lama oleh petugas. Ia menambahkan, petugas di lapangan akan cermat meneliti dokumen perjalanan yang dibawa pengguna KRL. 

Bagi penumpang yang bukan dari sektor kritikal dan esensial diminta untuk tidak memaksakan diri naik KRL. 

Baca Juga: Penumpang KRL yang Membawa STRP Tidak Sesuai Ketentuan Kemenhub Tidak Diperbolehkan Naik

"Untuk itu diharapkan kerja sama para calon pengguna KRL, khususnya bagi yang bekerja di sektor nonesensial dan nonkritikal agar tidak memaksakan diri naik KRL karena petugas tidak akan mengizinkan untuk masuk area stasiun dan naik kereta," ujarnya. 

Mulai Rabu (14/7/2021) besok, KAI Commuter akan memperketat pemeriksaan dokumen perjalanan di stasiun dengan memisahkan antrean bagi calon pengguna KRL yang memiliki STRP dan surat keterangan lainnya agar pengguna KRL adalah mereka yang benar-benar bekerja di sektor esensial dan kritikal. 

Data pada hari ini, Selasa, hingga pukul 17.00 WIB, jumlah pengguna KRL di seluruh stasiun tercatat sebanyak 99.757 orang. Angka ini bertambah dari angka Senin (12/7/2021) kemarin yakni sebanyak 90.750 orang di waktu yang sama. 

Selain itu, penumpang KRL juga diminta untuk mengenakan masker ganda, bagi yang tidak mengenakan masker ganda, maka akan dilarang menggunakan KRL. 

Baca Juga: Hari Pertama STRP Diberlakukan, Penumpang KRL Turun 55 Persen

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19