Kompas TV nasional update corona

Kemenkes Sebut Vaksinasi Gotong Royong Tak Gunakan Vaksin Sinopharm Hasil Hibah Covax

Selasa, 13 Juli 2021 | 19:05 WIB
kemenkes-sebut-vaksinasi-gotong-royong-tak-gunakan-vaksin-sinopharm-hasil-hibah-covax
Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong di Kawasan Industri Jababeka Cikarang, Jawa Barat (18/05/2021).  (Sumber: Kawin Indonesia )

JAKARTA, KOMPAS.TV - Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menyebut, produk untuk vaksinasi mandiri atau vaksinasi gotong royong individu berbeda jenis dengan vaksin dalam program vaksinasi pemerintah.

Nadia menyebut, fasilitas dan tenaga kesehatan untuk melaksanakan program vaksinasi gotong royong juga berbeda.

“Kita ketahui, mulai dari jenis vaksin, fasilitas kesehatan, dan nakes untuk vaksinasi gotong royong akan berbeda (dengan vaksinasi program pemerintah),” ujar Nadia dalam jumpa pers virtual, Selasa (13/7/2021).

Baca Juga: Pecah Rekor Baru! Update Corona Indonesia 13 Juli 2021 Sebanyak 47.899 Kasus Positif

Sebab itu, Nadia mengatakan, vaksinasi gotong royong ini tidak akan menganggu program pemerintah.

“Vaksinasi gotong royong ini sifatnya tidak wajib dan tidak menghilangkan hak untuk masyarakat untuk memperoleh vaksin gratis dari pemerintah,” jelas Nadia.

Nadia memerinci jenis vaksin untuk vaksinasi gotong royong individu yang berbeda dengan program pemerintah.

“Vaksin yang digunakan untuk vaksinasi gotong royong individu hanya menggunakan vaksin Sinopharm,” beber Nadia.

“Sementara, vaksinasi pemerintah menggunakan vaksin Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, Novavax. Selain itu, ada juga vaksin Sinopharm dan Moderna yang berasal dari hibah Covax facility,” imbuh Nadia.

Pihaknya menambahkan, pemerintah membuka vaksinasi gotong royong individu untuk mempercepat penyaluran vaksin.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19