Kompas TV regional sosial

Hari Pertama STRP Diberlakukan, Penumpang KRL Turun 55 Persen

Selasa, 13 Juli 2021 | 09:49 WIB
hari-pertama-strp-diberlakukan-penumpang-krl-turun-55-persen
Penumpang Kereta Rel Listrik atau KRL memakai masker. (Sumber: Kompas.com/KRISTIANTO PURNOMO)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Penumpang KRL diwajibkan membawa Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) mulai Senin (12/7/2021) kemarin. Pada hari pertama pemberlakuan STRP tersebut, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba, mencatat jumlah penumpang KRL turun sebanyak 55 persen. 

"Hingga pukul 17.00 WIB tercatat pengguna KRL di seluruh stasiun ada 90.750 orang atau sudah berkurang 55 persen dibanding Senin pekan lalu di waktu yang sama," kata Anne pada keterangan tertulis, dikutip Selasa (13/7/2021).

Anne mengatakan, bahkan stasiun yang biasanya mencatat volume pengguna terbesar, salah satunya yakni Stasiun Tanah Abang, hanya mencatat sebanyak 2.463 penumpang atau turun 65 persen dibanding waktu yang sama pada Senin pekan lalu.

"Stasiun Tanah Abang hari ini mencatat hanya 2.463 pengguna atau turun 65 persen dibanding waktu yang sama pada Senin pekan lalu," kata Anne. 

Baca Juga: Penumpang KRL yang Membawa STRP Tidak Sesuai Ketentuan Kemenhub Tidak Diperbolehkan Naik

Menurut Anne, penerapan STRP pada hari ke-10 PPKM  darurat berjalan dengan tertib. Para calon penumpang diminta untuk mempersiapkan dokumen perjalanan saat pemeriksaan di stasiun.

Anne mengatakan calon penumpang yang membawa surat keterangan tidak sesuai dengan surat edaran Menteri Perhubungan, maka tidak diperbolehkan menggunakan KRL. Penumpang juga boleh membawa surat keterangan lainnya yang diatur dalam SE Kemenhub No.50 tahun 2021.

"Apabila tidak sesuai dengan aturan SE Menteri Perhubungan No. 50 Tahun 2021, calon pengguna KRL tidak dapat naik KRL," kata Anne.

Pihak KAI juga mewajibkan penggunaan masker ganda sebagai salah satu protokol kesehatan. Selain itu, KRL kini hanya boleh digunakan khusus bagi masyarakat yang bekerja di sektor esensial dan kritikal dengan membawa dokumen perjalanan yang sah. 

"Bagi masyarakat yang bekerja di sektor non esensial dan non kritikal upayakan bekerja dari rumah. Dukung upaya pemerintah ini untuk menekan penyebaran Covid-19," kata Anne. 

Penulis : Hasya Nindita | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19