Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Kasus Covid-19 Belum Terkendali, Ini Daftar Negara yang Tutup Pintu Masuk dari Indonesia

Selasa, 13 Juli 2021 | 09:48 WIB
kasus-covid-19-belum-terkendali-ini-daftar-negara-yang-tutup-pintu-masuk-dari-indonesia
Turis Israel berada di Bandara Ben Guiron yang sudah membuka penerbangan ke Uni Emirat Arab. (Sumber: AP Photo)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Sejumlah negara melarang penerbangan dari Indonesia masuk wilayahnya. Pasalnya, kasus Covid-19 di Indonesia yang tinggi membuat mereka memutuskan menutup pintu masuk.

Ada enam negara yang tercatat secara resmi melarang penerbangan dari Indonesia. Secara umum alasannya adalah mencegah penularan virus Covid-19 yang kemungkinan dibawa oleh Indonesia melihat kasusnya yang belum membaik.

Pertama, Hong Kong. Larangan diterapkan sejak 23 Juni 2021 setelah ditemukannya beberapa penumpang yang positif Covid-19 dari hasil tes saat mendarat di Hong Kong.

Bahkan, wilayah otonomi di bawah pemerintahan China itu menetapkan Indonesia sebagai negara dengan katagori A1 atau berisiko tinggi penularan Covid-19. Selain Indonesia, negara lain yang juga dilarang masuk ke Hong Kong yaitu, India, Nepal Pakistan, dan Filipina.

Kedua, Taiwan. Pemerintah Taiwan sudah melarang pekerja asal Indonesia masuk sejak Desember 2020. Pusat Komando Epidemi Pusat Taiwan (CECC) 4 Desember 2020 mengumumkan keputusan itu diambil berdasarkan angka kasus virus Corona di Indonesia.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Oman Larang Penerbangan dari Indonesia

Pemerintah Taiwan tidak akan mengizinkan masuk para pekerja migran dari Indonesia. Menurut data CECC tersebut, rata-rata 677 pekerja migran asal Indonesia masuk Taiwan setiap pekan selama bulan November.

Ketiga, Arab Saudi. Arab Saudi adalah negara Timur Tengah lainnya yang melarang kedatangan warga negara Indonesia (WNI). Larangan ini bahkan sudah diterapkan sejak Februari 2021.

Arab Saudi juga melarang penerbangan dari Argentina, Uni Emirat Arab, Jerman, Amerika Serikat, Irlandia dan Italia. Kemudian, Pakistan, Brazil, Portugal, Inggris, Turki, Afrika Selatan, Swedia, Switzerland, Prancis, Lebanon, Mesir, India dan Jepang.

Keempat, Uni Emirates Arab (UEA).  Duta Besar RI untuk UEA, Husin Bagis, mengatakan, larangan tersebut berlaku sejak 11 Juni 2021. “Penangguhan (Larangan) masuk bagi pelancong dari Indonesia pada penerbangan nasional dan internasional, serta untuk penumpang transit mulai Minggu, 11/07/2021 pukul 23.59 hingga batas yang belum diberitahukan,” tulis akun @kbriabudhabi.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19