Kompas TV nasional politik

Rizal Ramli: Sekarang Pakai Istilah PPKM, Sebelumnya PSBB, Cuma Ganti-Ganti Istilah Saja

Senin, 12 Juli 2021 | 23:35 WIB
rizal-ramli-sekarang-pakai-istilah-ppkm-sebelumnya-psbb-cuma-ganti-ganti-istilah-saja
Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (Sumber: TRIBUN / DANY PERMANA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ekonom senior Rizal Ramli angkat bicara perihal pemerintah yang selalu gonta-ganti nama istilah dalam penanganan pandemi Covid-19.

Terakhir, pemerintah mengambil kebijakan dengan menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Baca Juga: Sri Mulyani Jawab Serangan Warganet Termasuk Rizal Ramli Soal Dana Wakaf, Sertakan Potongan Ayat

Kebijkan PPKM Darurat ini diketahui telah berlangsung sejak 3 Juli sampai nanti 20 Juli 2021.

Rizal mengatakan, meskipun pemerintah telah mengganti istilahnya, pada faktanya tetap saja tak kunjung membuahkan hasil signifikan.

Hingga kini, tingkat pasien yang terpapar atau positif Covid-19 hingga yang meninggal dunia masih saja cukup tinggi angkanya.

Menurut dia, kebijakan tersebut tidak berbeda dengan yang sudah diterapkan sebelumnya, yakni Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Baca Juga: Terungkap, Pemerintah Ternyata Siapkan Skenario Perpanjangan PPKM Darurat sampai 6 Minggu

"Sekarang gunakan istilah PPKM. Sebelumnya bernama PSBB. Ini kan cuma ganti-ganti istilah saja," kata Rizal Ramli dalam sebuah webinar pada Senin (12/7/2021), seperti dikutip dari Tribunnews.com.

"Dari dulu apa yang terjadi di lapangan tetap tidak ada perubahan."

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Pencuri Modus Tolong Korban Kecelakaan

Jumat, 24 September 2021 | 15:41 WIB
Berita Daerah

Ditangkap, Preman Ini Menangis

Jumat, 24 September 2021 | 15:39 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
15:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19