Kompas TV regional update corona

Rata-Rata per Hari, 5 Pasien Covid-19 di Bantul Meninggal Saat Isolasi Mandiri

Senin, 12 Juli 2021 | 19:44 WIB
rata-rata-per-hari-5-pasien-covid-19-di-bantul-meninggal-saat-isolasi-mandiri
Ilustrasi pasien Covid-19 isolasi mandiri di Bantul (Sumber: Shutterstock/Kobkit Chamchod)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Rata-rata per hari lima pasien Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri di rumah. Hal itu diungkapkan Ketua Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Bantul, Waljito, yang melaporkan kasus kematian Covid-19 saat isolasi mandiri di rumah cukup tinggi.

"Itu jumlah akumulatif lonjakan kasus Covid-19 saat ini," ujarnya, Senin (12/7/2021).

Ia menilai, salah satu penyebabnya pasien kesulitan mencari rumah sakit rujukan dan perawatan di saat isolasi mandiri atau dirawat di selter juga kurang tersentuh tenaga kesehatan dan oksigen medis karena keterbatasan sumber daya.

Baca Juga: 92 Pelanggaran Ditemukan Selama Satu Minggu PPKM Darurat di Bantul

Situasi ini bisa memperburuk kondisi pasien Covid-19 yang seharusnya menuju kesembuhan tetapi tidak dirawat dengan baik. Artinya, pasien isolasi mandiri juga butuh kunjungan dan relawan kesehatan untuk mendampingi mereka.

Menurut Waljito, ada juga persoalan kekurangan tenaga rukti jenazah pasien isolasi mandiri yang meninggal. Ia sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Bantul terkait hal ini. Sekarang baru 26 dari 75 desa di Bantul yang memiliki relawan rukti jenazah, sehingga pelatihan rukti jenazah pun dilakukan agar semua desa bisa memiliki tenaga atau relawan rukti jenazah.

Sementara, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengaku belum mendengar laporan pasien Covid-19 meninggal saat isolasi mandiri. Namun, ia tidak menampik pandemi Covid-19 kian tak terkendali dan mengharuskan masyarakat untuk menjaga diri masing-masing.

"Pemerintah juga punya keterbatasan, tempat tidur di selter isolasi juga ada batasnya," ucapnya.

Baca Juga: Bakal Ada Tenda Darurat di RS Panembahan Senopati Bantul, Begini Kata Kepala Dinas Kesehatan

Demikian pula tenaga kesehatan juga terbatas dan dari segi anggaran tidak mungkin menggelontorkan anggaran tak terbatas. Bupati Bantul meminta peran serta satgas di tingkat mikro, termasuk untuk melayani pasien yang menjalankan isolasi mandiri di rumah.

Penulis : Switzy Sabandar | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19