Kompas TV nasional indonesia update

Mulai Hari Ini, Naik Ojol dan Taksi Online Harus Tunjukan STRP

Senin, 12 Juli 2021 | 18:07 WIB
mulai-hari-ini-naik-ojol-dan-taksi-online-harus-tunjukan-strp
Ilustrasi ojek online (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mengeluarkan regulasi baru terkait syarat berpergian selama masa PPKM Darurat Jawa dan Bali.

Yakni Surat Edaran (SE) Menteri Perhubungan Nomor 49 Tahun 2021 tentang Perubahan SE Nomor 43 Tahun 2021 mengenai Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi Covid-19.

Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengungkapkan bahwa aturan tersebut juga akan diberlakukan bagi pelaku perjalanan yang menggunakan ojek online (ojol) dan taksi online.

“Ya betul (berlaku juga untuk ojol dan taksi online). Kami sudah sampaikan juga ke aplikator,” kata Adita, seperti dikuti dari Kompas.com, Senin (12/7/2021).

Baca Juga: Berikut Aturan Lengkap PPKM Darurat di 15 Wilayah Luar Jawa-Bali, Berlaku Mulai Hari Ini

Mulai hari ini, Senin, hingga 20 Juli 2021, syarat tambahan juga akan dikenakan pada perjalanan rutin dengan moda transportasi darat dalam satu wilayah aglomerasi perkotaan, seperti ojol dan taksi online.

Dalam peraturan terbaru, penggunaan ojol dan taksi online hanya diperuntukan kepada mereka yang memiliki kepentingan di sektor esensial dan kritikal.

Mengikuti ketentuan PPKM Darurat yang berlaku saat ini, yakni Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 18 Tahun 2021.

Lebih lanjut, pengguna layanan ojol dan taksi online juga harus menunjukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) sebagai syarat perjalanannya.

Baca Juga: PPKM Darurat Luar Jawa-Bali Resmi Diberlakukan Mulai Hari Ini

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19