Kompas TV nasional kesehatan

Komisi IX DPR Kritik Vaksin Berbayar yang Disediakan Kimia Farma Seharga Rp 879.140

Minggu, 11 Juli 2021 | 23:41 WIB

KOMPAS.TV - Berbagai cara di tempuh pemerintah untuk mengejar laju vaksinasi covid-19 yang masih begitu lambat.

Demi mencapat target kekebalan kelompok, Pemerintah kini malah membuka vaksinasi gotong royong berbayar bagi individu melalui Kementerian BUMN dan Kimia Farma Group.

PT Kimia Farma mulai Senin besok (12/7/2021) akan membuka layanan vaksinasi covid-19 berbayar.

Pemerintah melalui Kementerian BUMN menjelaskan layanan vaksinasi ini untuk memfasilitasi tambahan vaksinasi covid-19 ini karena penyebaran virus ini terus meningkat selama beberapa pekan terakhir.

Terdapat 8 klinik Kimia Farma yang melayani vaksinasi mandiri dan berbayar ini tersebar di Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Surabaya dan Bali.

Jenis vaksin yang digunakan dalam program ini, yaitu vaksin produksi Sinopharm. Sementara harga pembelian ditetapkan sebesar Rp 321.660 per dosis dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp 117.910 per dosis.

Artinya, setiap satu dosis suntikan vaksin, masyarakat dapat membayar Rp. 439.570. Sehingga untuk dua dosis, dikenakan biaya sebesar Rp. 879.140. 

Vaksinasi berbayar ini dikritik Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN.

Menurut Saleh Daulay, vaksinasi berbayar ini menunjukkan pemerintah tidak konsisten karena sebelumnya Presiden Jokowi pernah menyebutkan jika vaksin Covid-19 digratiskan untuk seluruh rakyat Indonesia. Hal itu disampaikan Presiden via Youtube Sekretariat Presiden, Jakarta, Rabu (16/12/2020).

Sejumlah warga, juga menilai vaksinasi berbayar tidak akan diminati karena harganya yang dianggap terlalu mahal.

Jenis vaksin yang dialokasikan untuk Vaksinasi Gotong Royong berbayar ini menggunakan Sinopharm buatan Tiongkok.

Penulis : Anjani Nur Permatasari

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19