Kompas TV nasional hukum

8 Fakta Polisi Cekcok dengan Paspampres di Penyekatan PPKM Darurat

Sabtu, 10 Juli 2021 | 10:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Anggota kepolisian terlibat cekcok dengan seorang anggota Paspampres bernama Praka Izroi di penyekatan PPKM Darurat di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat pada Rabu, 7 Juli 2021 pagi.

Praka Izroi yang menggunakan pakaian sipil minta izin lewat. Ia mengaku sebagai anggota Paspampres yang akan ikuti apel. Namun, ketika diminta menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Praka Izroi tak bisa menunjukkan dengan alasan KTA masih diproses.

Setelah itu, puluhan anggota Paspampres menggeruduk Polres Jakarta Barat di Jalan S Parman, Slipi, Jakarta Barat pada Rabu, 7 Juli 2021 malam. Mereka ingin memastikan oknum polisi yang cekcok dengan Praka Izroi telah diberi peringatan oleh atasannya.

Tiga polisi yang diduga terlibat cekcok dengan Praka Izroi diperiksa Propam Polda Metro Jaya.

“Berkaitan dengan video itu kami melakukan pemeriksaan kepada anggota yang salah paham di Kalideres itu. Tiga anggota sejauh ini yang kita periksa. Resmobnya Jakarta Barat," kata Kabid Propam Polda Metro Jaya Kombes Bhirawa Braja Paksa seperti dilansir dari Kompas.com (8/7/2021).

Sementara itu, Kapolres Jakarta Barat menyebut telah meminta maaf kepada Danpaspampres dan menyatakan permasalah ini telah selesai.

“Memang ada kesalahpahaman dengan anggota yang melakukan penyekatan. Tapi sekarang sudah selesai, situasi sudah kondusif," ujar Kombes Pol Ady Wibowo Kapolres Jakarta Barat dilansir dari Kompas.com (8/7/2021).

Danpaspampres pun juga menyebutkan masalah ini sudah selesai.

“Sudah, masalah sudah selesai,” ujar Danpaspampres Mayor Jenderal Agus Subiyanto secara tertulis kepada KompasTV (9/7/2021).

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:03
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19