Kompas TV regional agama

Ormas Islam dan Pemkot Pasuruan Imbau Warga salat Jumat di Rumah Selama PPKM Darurat

Jumat, 9 Juli 2021 | 12:42 WIB
ormas-islam-dan-pemkot-pasuruan-imbau-warga-salat-jumat-di-rumah-selama-ppkm-darurat
Tanda pembatasan sosial di ruang salat Pusat Masyarakat Muslim Maine di Portland, Maine, Amerika Serikat. Foto diambil pada 7 April 2021. (Sumber: P Photo/Joel Page)

JAWA TIMUR, KOMPAS.TV - Seluruh ormas Islam dan para tokoh, ulama, kiai, habaib serta tamir masjid Kota Pasuruan, Jawa Timur, mengimbau warga agar  tidak menggelar salat  Jumat di masjid, tapi menggantinya dengan salat dzuhur  di rumah masing-masing.

Imbauan ini merupakan hasil rapat bersama dengan forum pimpinan daerah yang dihadiri Wali Kota, Kapolres, Komandan Kodim, Wakil Wali Kota serta para ulama dan tamir masjid se Kota Pasuruan, Kamis (8/7/2021) siang.

“Ada empat keputusan yang diambil dalam pertemuan kali ini. Di antarnya imbauan kepada seluruh warga Kota Pasuruan agar salat Jumat di rumah masing-masing,” kata Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf, atau dikenal dengan Gus Ipul, dikutip dari Tribunnnews, Jumat (9/7/2021).

Baca Juga: Jumat Pertama di Masa PPKM Darurat, MUI: Zona dengan Risiko Tinggi, Baiknya Salat di Rumah

Seruan agar tidak salat  Jumat di masjid,  lanjut Gus Ipul juga untuk menindaklanjuti imbauan Menteri Agama serta Fatwa MUI, NU serta Muhammadiyah.

Selain itu, ada juga edaran dari Gubernur Jawa Timur yang minta meniadakan peribadatan di tempat ibadah.

Empat keputusan yang diambil adalah:
1. Turut serta menyukseskan PPKM Darurat demi kemaslahatan umat
2. Menyerukan kepada warga Kota Pasuruan untuk melaksanakan salat Jumat di rumah masing-masing sebagaimana Fatwa MUI, NU dan Muhammadiyah.
3. Mendukung satgas Covid-19 untuk melakukan penyekatan guna mengurangi mobilitas warga baik yang ke luar kota maupun masuk Kota Pasuruan
4. Hendaknya seruan ini ditindaklanjuti para ulama, kiai dan takmir masjid di lingkungan masing-masing.

Menurut Gus Ipul, seruan ini dikeluarkan mengingat penularan virus covid-19 hingga saat ini masih sangat tinggi.

“Ini fakta yang perlu disikapi bersama agar kita bisa menanggulangi dengan efektif. Kalau dulu pendekatan medis testing tracing dan treatment. Dengan adanya lonjakan di lapangan maka harus ada pembatasan penduduk,” terang Gus Ipul.

Baca Juga: MUI Sumatera Barat Tolak Peniadaan Ibadah di Masjid Saat PPKM Mikro

Penulis : Hedi Basri | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Siswi Penjaga Palang Kereta Api

Jumat, 24 September 2021 | 16:04 WIB
Berita Daerah

Warga Binaan Ikut Stand Up Comedy

Jumat, 24 September 2021 | 16:03 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19