Kompas TV regional viral

Polisi Lamongan Pakai Pocong Sebagai Bentuk Edukasi Bahaya Covid-19

Jumat, 9 Juli 2021 | 08:02 WIB
polisi-lamongan-pakai-pocong-sebagai-bentuk-edukasi-bahaya-covid-19
Unggahan pocong dan spanduk sebagai peringatan bahaya Covid-19. (Sumber: Kompas.com)

LAMONGAN, KOMPAS.TV - Kepolisian Resor Lamongan, Jawa Timur menggunakan media patung pocong, keranda mayat, dan spanduk peringatan untuk mengingatkan masyarakat akan bahaya Covid-19.

Patung dan spanduk itu dipasang di sekitar alun-alun Lamongan sebagai bentuk edukasi dan pengingat masyarakat bahwa situasi di masa pandemi sedang tak baik-baik saja.

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menjelaskan,  media yang digunakannya ini untuk menggugah masyarakat agar tak menyepelekan situasi.

"Ini sebenarnya untuk menyampaikan kepada warga bahwa kondisinya emang seperti ini," jelas Miko dikutip dari Kompas.com, Kamis (08/07/2021).

Baca Juga: Status Lockdown Desa Sidodowo Dicabut, Bupati Lamongan: Banyak Pasien Covid-19 yang Sembuh

Miko melanjutkan akan menggunakan langkah lain jika situasi pandemi membaik. Dia mengungkapkan pemasangan pocong ini sebelumnya telah dilakukan di berbagai simpang jalan.

"Nanti kita lihat, apakah dampaknya bisa menurunkan kasus Covid-19 di Lamongan," ujarnya.

Berdasarkan laporan dari Kemenko Kemaritiman dan Investasi, tingkat mobilitas di Lamongan diklaim lebih rendah dibanding daerah lain di Jawa Timur.

Sebelumnya unggahan yang menampilkan patung dan keranda mayat telah viral di media sosial.

Baca Juga: Penyekatan Jalur Perkotaan di Malam Hari Dijaga Polisi Berpakaian Pocong

Penulis : Danang Suryo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Anak Di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Mal

Selasa, 28 September 2021 | 11:51 WIB
Berita Daerah

Pocong Gentayangan Di Lokasi Vaksinasi

Selasa, 28 September 2021 | 11:35 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19