Kompas TV nasional peristiwa

Harga Obat Covid-19 dan Tabung Oksigen Melonjak, KPPU Mulai Investigasi Pedagang Curang

Kamis, 8 Juli 2021 | 04:05 WIB
harga-obat-covid-19-dan-tabung-oksigen-melonjak-kppu-mulai-investigasi-pedagang-curang
Sejumlah warga menaruh tabung oksigen saat antre isi ulang oksigen di Depok, Jawa Barat, Senin (5/7/2021). Harga tabung oksigen dan obat-obatan Covid-19 melonjak naik selama PPKM Darurat. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menemukan harga obat-obatan serta tabung oksigen untuk pasien Covid-19 melonjak di sejumlah wilayah Indonesia selama masa PPKM Darurat. 

Temuan ini sesuai hasil pantauan kantor wilayah KPPU di tujuh ibu kota provinsi di Indonesia. Sejak awal, KPPU fokus mengidentifikasi ketidakteraturan serta pasokan obat-obatan dan oksigen untuk penanganan Covid-19.

"Ini penting dilakukan mengingat potensi pelanggaran dalam jalur produksi dan distribusi sangat terbuka di masa ini," ujar Wakil Ketua KPPU Guntur S Saragih, Rabu (7/7/2021), dikutip dari Antara.

Baca Juga: Kejati DKI Jakarta Selidiki Kelangkaan Obat dan Oksigen

Guntur membeberkan, pantuan mereka memperlihatkan harga obat Covid-19 naik melebihi harga eceran tertinggi (HET) sesuai Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021.

Jenis obat seperti Favipiravir 200mg dan Azithromycin Tablet 500mg terpantau mengalami kenaikan harga secara bervariasi di atas HET hampir di seluruh wilayah Indonesia.

Selain masalah harga, pasokan obat-obatan juga mengalami masalah di hampir semua daerah terutama Sumatera bagian Selatan, Lampung, dan sepanjang Jawa-Bali.

Di sisi lain, KPPU juga menemukan kekosongan persediaan tabung oksigen di sejumlah wilayah. 

Namun, oksigen masih banyak tersedia dan penggunaan oksigen baru mencapai 74 persen kapasitas produksi nasional.

Baca Juga: Panduan Mendapat Obat Gratis untuk Pasien Covid-19 yang Sedang Jalani Isolasi Mandiri

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


AIMAN

Kasus Ajaib Di Bawah Tanah | Aiman (5)

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:15 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
18:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19