Kompas TV nasional peristiwa

Polisi Tangkap Pemuda yang Ngaku Keluarga Jenderal saat Terjaring Razia PPKM Darurat

Rabu, 7 Juli 2021 | 22:16 WIB

TANGERANG, KOMPAS.TV - Remaja yang terjaring razia PPKM Darurat di kawasan Maruga, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan dan sempat menyebut bahwa dirinya merupakan keponakan Jenderal bintang Dua di Mabes Polri ditangkap Satreskrim Polres Tangerang Selatan.

Setelah videonya viral di media sosial, Satreskrim Polres Tangerang Selatan langsung bergerak cepat menangkap remaja tersebut.

Usai ditangkap, pemuda tersebut memberi klarifikasi bahwa pernyataan tersebut tidak benar.

“Yang bersangkutan mengaku memiliki saudara Jenderal namun setelah di klarifikasi pernyataan tersebut ternyata tidak benar,”ujar AKBP Iman Imanuddin Kapolres Tangerang Selatan.

Iman jelaskan meskipun tersangka memang benar memiliki saudara jenderal, petugas tak akan pandang bulu dan tetap akan mengedepankan keselamatan masyarakat sehingga hukum harus ditegakkan.

“walaupun tadi yang bersangkutan kemarin saat penegakan itu menyampaikan memiliki saudara jenderal tetapi tetap keselamatan masyarakat yang utama sehingga hukum tidak pandang bulu dan harus ditegakkan,”ujar Iman

Karena perbuatannya, tersangka yang mengaku keponakan Jenderal Kepolisian Bintang Dua mendekam di Polres Tangerang Selatan dan diancam hukuman satu tahun penjara.

Peristiwa bermula saat petugas gabungan berkeliling melakukan kegiatan razia PPKM Darurat, Sesampainya di kawasan Ciputat, petugas mendapati remaja tersebut tidak memakai masker dan mengendarai sepeda motor tanpa kelengkapan bermotor.

Petugas pun segera menghentikan remaja tersebut dan melakukan pemeriksaan, saat itulah remaja tidak terima dan langsung menantang petugas bahkan mengaku sebagai keponakan seorang jenderal kepolisian bintang dua agar lolos dari razia.

Video Editor: Noval

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19