Kompas TV TALKSHOW polling

Memahami Proses Mutasi Virus Hingga Menjadi Varian Baru - POLLING #33

Selasa, 6 Juli 2021 | 21:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pandemi Covid-19 di Indonesia semakin mengganas. Saat ini, total kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 2,3 juta kasus. 

Tak hanya itu, masuknya varian-varian baru Covid-19 ke Indonesia membuat persebarannya semakin cepat.

Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Amin Soebandrio mengatakan, terbentuknya varian-varian baru merupakan hasil dari mutasi virus Covid-19.

Amin menyebut, setiap virus memiliki informasi genetik. Untuk mempertahankan diri, virus berkembang biak dengan memperbanyak diri dengan mereplikasi diri.

Saat mereplikasi diri, terjadi kesalahan dalam penyalinan informasi DNA, sehingga membentuk varian baru. Proses ini dinamakan dengan mutasi. Proses mutasi terjadi secara random atau acak.

“Virus itu ketika mereka replikasi, memperbanyak diri, mereka membuat salinan dari informasi genetiknya. Ketika menyalin itulah terjadi salah salin, yang tadinya A, bisa diganti dengan T. Ada adisi (penambahan), atau delisi (pengurangan) atau substitusi (penggantian)”, ungkap Amin saat diwawancara dalam program Podcast Keliling Kompas TV (5/7).

Baca Juga: Ngobrol Bareng Dubes RI Untuk China : Diplomasi Vaksin Hingga Cara China Atasi Pandemi - POLLING #32

Amin Menambahkan, kebanyakan proses mutasi membuat virus lebih lemah. Meski demikian, 4-5 persen dari hasil mutasi tersebut membuat virus lebih kuat dan lebih berbahaya sehingga harus diwaspadai.

“Sekitar 40 persen itu justru membuat virus itu mati. Sekitar 30% membuat virus lebih lemah, sekitar 20%an membuat virus itu tidak berubah apa-apa, tidak tambah kuat, tidak tambah lemah. Jadi hanya sekitar 4 – 5% saja dari mutasi-mutasi yang terjadi yang menyebabkan virus itu tambah fit. Tapi kita mesti ingat, yang 4 persen itu adalah yang terpilih”, pungkasnya.

Selama pandemi masih ada, proses mutasi virus masih akan tetap terjadi.

Oleh karena itu, untuk menghentikan proses mutasi, masyarakat diimbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan, agar persebaran covid-19 dapat diatasi.

 

Penulis : Abdur Rahim

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:14
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19