Kompas TV nasional kesehatan

Disebut Bisa Mencegah Penyebaran Covid-19, Berikut Penelitian Terkait Pembersih Udara HEPA

Minggu, 4 Juli 2021 | 21:17 WIB
disebut-bisa-mencegah-penyebaran-covid-19-berikut-penelitian-terkait-pembersih-udara-hepa
Ilustrasi air purifier di dalam ruangan. (Sumber: SHUTTERSTOCK/YUTTANA JAOWATTANA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pandemi Covid-19 belum usai, segala upaya untuk mencegah penyebaran virus corona pastinya telah dilakukan oleh setiap orang.

Salah satunya dengan menggunakan alat pembersih udara atau air purifier berteknologi High Efficiency Particulate Air (HEPA) untuk diletakan di ruangan tertutup, seperti rumah, kantor, maupun pusat perbelanjaan.

Namun, apa betul air purifier dengan filter HEPA dapat membantu menurunkan risiko penyebaran virus corona dalam sebuah ruangan?

Pada umumnya, air purifier diklaim bisa meningkatkan kualitas udara menjadi lebih baik dan segar, mencegah timbulnya reaksi alergi dari partikel halus, dan mampu meningkatkan suasana lebih tenang.

Baca Juga: 3 Manfaat Menjaga Kesehatan Udara di Masa Pandemi dengan Air Purifier

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) pun menilai penggunaan pembersih udara HEPA sangat efektif dan dapat mencegah penularan Covid-19 di dalam ruangan.

Melansir laman resmi cdc.gov, CDC pernah melakukan simulasi untuk menguji efektifitas HEPA dalam mencegah penularan Covid-19.

Dalam simulasi tersebut, terdapat orang yang ditempatkan di satu ruangan dan mengenakan simulator pernapasan, namun salah satu di antara mereka ada yang terinfeksi Covid-19.

Selanjutnya, CDC juga menempatkan dua alat pembersih udara HEPA di ruangan tersebut guna menyaring partikel aerosol Covid-19 yang keluar dari percakapan keempat orang itu.

Baca Juga: Viral, Cuci Hidung NaCl Diklaim Bisa Bersihkan Virus, Ahli Patologi: Tidak Membunuh Virus Langsung

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:56
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19