Kompas TV bisnis kebijakan

Pemprov Jateng Minta Pelaku Usaha dan Industri Gunakan PLTS

Selasa, 29 Juni 2021 | 17:07 WIB
pemprov-jateng-minta-pelaku-usaha-dan-industri-gunakan-plts
Petugas melakukan perawatan panel surya di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) (Sumber: Kompas.tv/Ant)

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Gading Persada

SEMARANG, KOMPAS.TV – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus mendorong para pelaku usaha dan industri untuk memanfaatkan energi tenaga surya dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai bentuk pengembangan energi baru terbarukan (EBT).

"Pelaku usaha atau industri yang menggunakan energi listrik cukup besar, diwajibkan memanfaatkan EBT sebanyak 10 persen dari total pemakaiannya," kata Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Provinsi Jateng Sudjarwanto Dwiatmoko di Semarang, Selasa (29/6/2021), dikutip dari Antara.

Selain itu, Pemprov Jateng juga mendorong pemerintah pusat menerbitkan aturan terkait kewajiban pelaku usaha dan industri memanfaatkan energi tenaga surya dari PLTS.

Adapun, Sudjarwanto menjelaskan bahwa beberapa kawasan industri di Jateng, salah satunya Kawasan Industri Kendal juga mulai menyiapkan PLTS sebagai energi alternatif untuk dimanfaatkan.

Hal itu melihat energi surya di Jateng cukup melimpah dan hanya tinggal bagaimana memanfaatkannya.

Baca Juga: PLTS Bantu Pulau Kecil Nikmati Listrik 24 Jam

Sebelumnya, Pemprov Jateng telah meluncurkan Program Jateng Solar Province, mengingat sekarang ini utamanya adalah gerakan memanen untuk kemandirian dan kedaulatan energi di provinsi tersebut.

"Program EBT terus akan kami galakkan karena itu memang sudah menjadi tekad dalam rangka mewujudkan kemandirian energi dan kedaulatan energi. Nah, kami sudah ada pada angka pencapaian 11,69 persen dari target yang memang cukup tinggi, tetapi itu masih 2025 sampai pada angka 21,3 persen," terangnya.

Diketahui, beberapa potensi PLTS yang sedang dikembangkan di antaranya adalah PLTS terapung di beberapa waduk atau bendungan di Jateng.

Sebab, pihaknya telah mengidentifikasi potensi energinya sebesar 275 megawatt.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19