Kompas TV internasional kompas dunia

Paraguay Mulai Pertimbangkan Bitcoin Sebagai Alat Pembayaran Sah

Sabtu, 26 Juni 2021 | 08:38 WIB
paraguay-mulai-pertimbangkan-bitcoin-sebagai-alat-pembayaran-sah
Ilustrasi mata uang Bitcoin. (Sumber: Onov3056, CC BY-SA 4.0 , via Wikimedia Commons)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menggunakan Bitcoin sebagai alat pembayaran sah, kini mulai diminati oleh banyak negara dan yang terbaru ada Paraguay yang mulai mempertimbangkannya.

Langkah yang diambil oleh negara Amerika Latin tersebut mengikuti jejak El Salvador, yang beberapa waktu lalu menjadi negara pertama yang melegalkan aset kripto Bitcoin.

Lebih lanjut, Paraguay pun tengah melakukan pembahasan terkait penggunaan bitcoin sebagai mata uang resminya

CEO Indodax, marketplace aset kripto terbesar di Indonesia, Oscar Darmawan lantas menyebut rencana itu sebagai usaha Paraguay untuk lepas dari ketergantung terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Bitcoin Resmi Jadi Alat Pembayaran di El Salvador

"Paraguay sudah mengumumkan, sedang mempertimbangkan untuk mensahkan Bitcoin. Beberapa negara tetangganya, juga mempertimbangkannya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6/2021).

Oscar menambahkan, Paraguay juga ingin menjadi pusat kripto di kawasan Amerika Latin dan menjadi model bagi negara lain dalam hal legalisasi uang kripto sebagai alat pembayaran.

"Menariknya lagi, Amerika Latin adalah (kawasan) negara yang paling banyak menggunakan aset kripto," ujar Oscar.

Menurut Oscar, wajar jika negara berkembang mempertimbangkan penggunaan Bitcoin, lantaran tingkat inklusi mereka cenderung rendah.

"Bitcoin pun dipercaya bisa meningkatkan literasi keuangan digital," imbuhnya.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


AIMAN

Siapa Sih, Gubernur Bakal Capres?

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19