Kompas TV regional berita daerah

Sejumlah Pejabat Pemerintahan Aceh Mulai diperiksa KPK, Gubernur Aceh Belum Dapat Giliran

Kamis, 24 Juni 2021 | 18:18 WIB

BANDA ACEH, KOMPAS.TV- Tim KPK melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat dilingkungan Pemerintahan Aceh terkait dugaan korupsi pengadaan kapal serta sejumlah proyek lainnya.

Proses pemeriksaan yang sudah berlangsung beberapa hari ini dilakukan di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh.

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi terus menggali keterangan dan akan memanggil sejumlah pejabat Pemerintahan Aceh lainnya.

Selain dugaan korupsi pengadaan kapal Aceh hebat, pemeriksaan juga di lakukan untuk mengungkap dugaan korupsi pembangunan jalan dengan skema multi years contract serta sejumlah kasus lainnya. 

Hingga berita ini di turunkan, belum ada keterangan pers resmi dari pihak KPK terkait penyelidikan ini. Terlihat aktifitas di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Aceh tanpak normal seperti hari biasa bahkan nyaris sepi.

Juru bicara pemerintah Aceh, Muhammad MTA menyebutkan pemeriksaan yang sedang dilakukan oleh penyidik KPK ini berdasarkan laporan masyarakat, dimana sebelumnya pemeriksaan juga dilakukan kepada Sekda Aceh dan Kadishub Aceh di Jakarta. Dia juga menambahkan bahwa Gubernur Aceh hingga kini belum menerima surat panggilan dari KPK.

“kami belum mendapatkan informasi pemanggilan Pak Gubernur Aceh oleh KPK, yang kami ketahui pemanggilan KPK terkait beberapa kasus, terutama masalah kapal Aceh hebat,” Jelas MTA.

Seperti yang di beritakan sebelumnya, Gubernur Aceh,  Nova Iriansyah dinyatakan positif covid 19 pada 31 mei bulan lalu. Dia menjalani isolasi mandiri karena tanpa ada gejala. Sempat di lakukan swab tes yang kedua dan ke tiga, belum di ketahui hasilnya, apakah positif atau sudah negatif karena hasilnya tidak pernah di umumkan ke publik.

#kpkdiaceh #dugaankorupsi #gubernuraceh #aceh

Penulis : KompasTV Aceh

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19