Kompas TV regional update corona

Menipisnya Stok AstraZeneca, Membuat Vaksinasi di Jakarta Kembali Gunakan Sinovac

Kamis, 24 Juni 2021 | 17:05 WIB
menipisnya-stok-astrazeneca-membuat-vaksinasi-di-jakarta-kembali-gunakan-sinovac
Seorang tenaga kesehatan menunjukkan botol berisi vaksin Astrazeneca di Stuttgart, Jerman, Jumat (19/3/2021). (Sumber: Marijan Murat / dpa via AP)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Stok vaksin AstraZeneca di Jakarta dikabarkan mulai menipis akibat penggunaan dengan jumlah yang masif dalam dosis pertama.

Pejabat Humas Dinas Kesehatan DKI Jakarta Irma Yunita mengatakan, beberapa pos vaksinasi saat ini mulai menggunakan vaksin Sinovac untuk dosis pertama.

"Iya, vaksin AstraZeneca sudah sedikit (stoknya). Jadi pakai Sinovac kembali," kata Irma, dalam konfirmasinya, Kamis (24/6/2021).

Baca Juga: PERKI Sebut Vaksin AstraZeneca Dapat Digunakan Pasien Jantung

Irma juga menjelaskan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta sudah mengamankan dosis kedua untuk peserta vaksin dosis pertama yang disuntik menggunakan AstraZeneca.

"Jadi yang sudah dapat dosis kesatu AstraZeneca, dipastikan juga stok vaksin AstraZeneca sampai dosis keduanya," ungkap Irma.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ngabila Salama menjelaskan kini vaksin AstraZeneca hanya tersebar di beberapa titik.

Berdasarkan ketetapan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penggunaan vaksin disesuaikan dengan tanggal kedaluwarsa.

"Ya tinggal beberapa saja yang masih penghabisan AstraZeneca. First in first out. Mana yang mau ED (expired date, red) duluan tentu dipakai. Stok DKI Jakarta mengikuti yang diberikan Kemenkes," terang Ngabila.

Baca Juga: Kemenkes Pastikan Vaksin AstraZeneca Aman, Efektif untuk Komorbid dan Lansia

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:18
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19