Kompas TV internasional kompas dunia

Mundur Dari Yayasan Bill & Melinda Gates, Warren Buffet Sumbang Rp59 T

Kamis, 24 Juni 2021 | 13:06 WIB
mundur-dari-yayasan-bill-melinda-gates-warren-buffet-sumbang-rp59-t
Warren Buffet (Sumber: Kompas.com)

NEW YORK, KOMPAS.TV- Warren Buffett mengundurkan diri dari posisinya sebagai wali amanat di Bill and Melinda Gates Foundation. Mengutip dari Wall Street Journal, Kamis (24/06/2021), Buffett ternyata juga mundur dari semua jabatan di perusahaan lainnya untuk mengurangi beban kerja. Kecuali di perusahaan yang ia dirikan sendiri, Berkshire Hathaway.

Belum ada pernyataan resmi soal alasan mundurnya Buffet. Namun ia menyatakan, CEO Bill & Melinda Gates Foundation yang baru, Mark Suzman adalah sosok yang luar biasa dan dia memberikan dukungan penuh.

"Tujuan saya 100 persen selaras dengan yayasan, dan partisipasi fisik saya sama sekali tidak diperlukan untuk mencapai tujuan ini," kata Buffet.

Warren Buffett juga menyumbangkan sebagian saham Berkshire Hathaway miliknya, senilai 4,1 miliar dollar AS atau sekitar Rp59 triliun (kurs Rp 14.400) untuk amal.

Baca Juga: 5 Cara Ajarkan Anak Menabung dan Mengatur Keuangan ala Pebisnis Kaya Warren Buffet

Pada 2006, Buffett berjanji untuk memberikan semua saham Berkshire Hathaway miliknya kepada lima organisasi, termasuk Gates Foundation. Sumbangan senilai Rp59 triliun, adalah hampir setengah dari nilai yang dijanjikannya.

Sejak tahun 2006 dia telah menyumbangkan lebih dari 41,5 miliar dollar AS saham Berkshire, termasuk lebih dari 32,7 miliar dollar AS kepada Gates Foundation. 

Bill & Melinda Gates Foundation didirikan pada tahun 2000, dengan pendanaan dari kekayaan pribadi pasangan itu, serta beberapa yayasan keluarga Gates lainnya.

Hingga saat ini, yayasan tersebut telah mengeluarkan dana sebesar hampir 54 miliar dollar AS untuk berbagai kegiatan sosial. Terutama yang berkaitan dengan kesehatan global, pengentasan kemiskinan, dan belakangan yang terkait dengan vaksin Covid-19.

Penulis : Dina Karina | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


SINAU

Mengenal STOVIA yang Lahir dari Wabah.

Minggu, 25 Juli 2021 | 18:58 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19