Kompas TV regional update corona

Berkaca pada Lonjakan Covid-19 di Kudus, Ganjar: Abai Prokes Akibatnya Memilukan

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:25 WIB
berkaca-pada-lonjakan-covid-19-di-kudus-ganjar-abai-prokes-akibatnya-memilukan
Gubenrur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat saat meninjau penanganan Covid-19 di Demak, Jumat (18/6/2021) (Sumber: Laman Resmi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah)

JAWA TENGAH, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengajak masyarakat berkaca pada lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di Kudus.

Menurut Ganjar dari Kadus kita bisa belajar banyak. Sebab, situasinya beda sama lonjakan di daerah lain.

“Mengapa kasus Kudus ini menjadi penting untuk saya ceritakan, karena kasus Kudus ini, kok, menurutku berbeda dengan kasus lainnya,” cerita Ganjar di akun YouTube pribadinya, Rabu (23/6/2021).

Baca Juga: Ganjar Ingatkan Para Kades di Wilayah Zona Hijau: Jogo Tonggo Diaktifkan, Jangan Lengah

Kata Gubernur Jateng dua periode itu, perbedaanya setidaknya ada pada dua hal:

Pertama, kata Ganjar adalah penyebarannya yang sangat cepat. Ia mengatakan kalau kasus yang terjadi di daerah-daerah landai-landai saja.

“Tapi kalau kasus di Kudus ini datangnya seperti air bah. mak byuk. Tiba-tiba saja yang terkena covid melonjak sangat tinggi, melonjak sangat drastis,” jelas Ganjar.

Kedua, lanjutnya, jumlah penderita Covid-19 yang meninggal dunia tergolong tinggi.

“Waktu saya diberitahu lonjakan kasus di Kudus itu, saya mak deg (kaget) mak tratap,” cerita Ganjar.

Saat itu Gabjar mengaku langsung mengira-ngira bahwa janga-jangan Covid-19 yang menimpa Kudus itu adalah varian Delta.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:22
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19