Kompas TV internasional kompas dunia

Tak Mau Diekstradisi ke AS, Pendiri Antivirus McAfee Tewas Gantung Diri di Penjara Spanyol

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:22 WIB
tak-mau-diekstradisi-ke-as-pendiri-antivirus-mcafee-tewas-gantung-diri-di-penjara-spanyol
Pendiri antivirus McAfee, John McAfee (75), tewas gantung diri di penjara Barcelona, Spanyol, Rabu (23/6/2021). (Sumber: AP Photo/Alan Diaz, File)

BARCELONA, KOMPAS.TV – Pendiri antivirus McAfee, John McAfee (75), tewas gantung diri di penjara di Barcelona, Spanyol, Rabu (23/6/2021). Jenazah McAfee ditemukan di penjara Brians 2 di dekat Barcelona di timur-laut Spanyol. Sejumlah petugas penjara berupaya menyelamatkannya, namun tim medis penjara kemudian menyatakan ia telah meninggal.

McAfee bunuh diri beberapa jam setelah Pengadilan Nasional Spanyol mengumumkan telah menyetujui ekstradisinya ke Amerika Serikat (AS) untuk menghadapi dakwaan penggelapan pajak dengan ancaman penjara hingga puluhan tahun. Melansir Associated Press, putusan itu diumumkan pada Rabu (23/6/2021) dan terbuka untuk kemungkinan banding, dan perintah ekstradisi juga harus mendapat persetujuan dari Kabinet Spanyol.

Dalam persidangan sebelumnya, McAfee berargumen bahwa tuduhan terhadapnya oleh jaksa Tennessee di AS bermuatan politis dan akan membuatnya menghabiskan sisa hidupnya di penjara jika ia kembali ke AS.

Baca Juga: Terbukti Kanibal dan Kejahatan Perang, Swiss Hukum 20 Tahun Penjara Mantan Bos Pemberontak Liberia

McAfee yang juga seorang promotor mata uang kripto (ICO), pelanggar pajak, kandidat presiden AS dan buronan, memiliki catatan pelanggaran hukum dari Tennessee ke Amerika Tenggah hingga Karibia. Pada 2012, sosok yang dekat dengan narkoba, senjata dan seks ini sempat diinterogasi terkait pembunuhan tetangganya di Belize. Namun, ia tak pernah didakwa dan kasus pembunuhan itu belum terungkap.

McAfee ditangkap pada Oktober tahun lalu di bandara internasional Barcelona dan sejak itu dipenjara sambil menunggu hasil proses ekstradisi. Penangkapan itu dilakukan menyusul tuduhan oleh pengadilan Tennessee, AS yang menduga McAfee telah melakukan pencucian uang karena tidak melaporkan pembayaran yang diterimanya dari hasil mempromosikan penawaran perdana mata uang kripto lewat Twitter. Tuduhan ini terancam hukuman penjara hingga 30 tahun.

Baca Juga: Kim Jong Un Ancam Fans K-Pop di Negaranya dengan Hukuman Penjara Hingga Eksekusi Mati.

Melansir Kompas.com, McAfee dan timnya menerima lebih dari 11 juta dollar AS (sekitar Rp 158,1 miliar) sebagai bayaran mempromosikan ICO di Twitter. Namun, uang kompensasi ini tidak diungkap oleh McAfee.

Padahal, regulator bursa di Amerika Serikat, Securities and Exchange Commission, telah memperingatkan bahwa undang-undang sekuritas mewajibkan adanya pengungkapan kompensasi apa pun yang diperoleh dari hasil mempromosikan penawaran koin perdana secara publik atas nama penerbit koin.

McAfee pernah bekerja untuk NASA, Xerox, dan Lockheed Martin sebelum meluncurkan anti-virus komersial pertama di dunia pada 1987. Dia lalu menjual perusahaan antivirus McAfee ke Intel pada 2011, dan tidak lagi terlibat dalam bisnis tersebut.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19