Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Dianggap Terlalu Mahal, Begini Penjelasan WIMA Soal Harga Motor Listrik Gesits

Kamis, 24 Juni 2021 | 11:11 WIB
dianggap-terlalu-mahal-begini-penjelasan-wima-soal-harga-motor-listrik-gesits
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjajal motor listrik buatan anak bangsa, Gesits. (Sumber: gesitsmotors.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Motor listrik karya anak bangsa, Gesits kini sudah tersedia sebagai salah satu pilihan kendaraan ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia.

Kendati demikian, harga satu unit Gesits banyak disebut terlalu mahal, di samping keberadaannya yang saat ini masih terhitung jarang.

Per Juni 2021, harga Gesits untuk wilayah DKI Jakarta sebesar Rp 28.700.000. sedangkan di Tangerang Selatan dibanderol Rp 29.200.000 on the road.

Baca Juga: Luhut Minta Tranportasi Online Ikut Pakai Motor Listrik

Direktur Keuangan PT Wika Industri Manufaktur (WIMA), Trihari Agus Riyanto mengatakan bahwa harga Gesits sebetulnya terbilang lebih murah ketimbang merek motor listrik lain yang memiliki spesifikasi sama.

"Kalau dibilang mahal, kami sudah cek juga. Dan sebetulnya, di dunia, motor listrik yang sejenis yaitu yang speknya sama, maka kami (Gesits) termasuk yang paling murah," kata Tri, dikutip dari Kompas.com, Kamis (24/6/2021).

Menurut Tri, saat ini memang banyak motor listrik yang seharga belasan juta bahkan kurang, tapi dengan spek di bawah Gesits.

Baca Juga: Motor Listrik Masuk Kalbar, Gunakan Plat Biru, dan Pajak Lebih Murah

Tri juga mengaku, masih sulit untuk mengubah pola pikir masyarakat terhadap motor listrik, ketika di rentang harga yang sama pilihan motor bensin tak kalah banyaknya. 

"(Dalam rentang) Harga segitu, sebetulnya (Gesits) masih murah Tapi kalau harus dibandingkan dengan (motor) BBM, kami susah karena tidak apple to apple (sejajar, red)," ungkap Tri.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:54
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19