Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Covid-19 Berkepanjangan, Pendapatan Pedagang Pasar Tradisional Diprediksi Turun Hingga 60 Persen

Kamis, 24 Juni 2021 | 10:20 WIB
covid-19-berkepanjangan-pendapatan-pedagang-pasar-tradisional-diprediksi-turun-hingga-60-persen
Menteri Keuangan Sri Mulyani berdialog dengan pedagang bumbu di Pasar Santa, Jakarta (14/06/2021) (Sumber: Instagram @smindrawati)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Pendapatan pedagang pasar tradisional turun 60 persen. Hal itu dipengaruhi oleh kenaikan jumlah kasus Covid-19 dan adanya pembatasan sosial.

Selain peritel modern, pedagang pasar tradisional juga mengalami penurunan omzet. Sepinya pembeli membuat banyak pedagang pasar tradisional menutup lapak atau kiosnya.

Ketua Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri menuturkan, pada tahun lalu omzet pedagang rata-rata turun sebesar 50 persen. Namun pada tahun ini, omzetnya diperkirakan turun 60 persen.

Hal itu disebabkan oleh semakin tergerusnya daya beli masyarakat akibat pandemi yang berkepanjangan. Selain itu, banyak pedagang pasar tradisional yang menutup lapaknya lantaran pengeluaran untuk pergi dan pulang dari rumah ke pasar lebih besar ketimbang pendapatan.

”Saat ini kami tengah mendata para pedagang yang menutup lapak atau kiosnya di pasar, baik secara permanen maupun sementara,” katanya, dilansir dari laman Kompas.id (24/6/2021).

Baca Juga: Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Omzet Ritel Modern dan Pasar Tradisional Makin Memburuk

Mansuri berharap agar pemerintah daerah dan pengelola pasar menambah berbagai fasilitas pendukung di pasar, seperti tempat cuci tangan, alat deteksi suhu tubuh, dan penyanitasi tangan. Pasalnya, selama ini yang kerap terjadi adalah upaya tersebut baru dilakukan setelah kasus positif Covid-19 meningkat.

Vaksinasi

Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan mengemukakan, Kementerian Perdagangan juga telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah, para pengelola pasar tradisional, dan peritel wilayah-wilayah zona merah untuk mematuhi PPKM Mikro dan penerapan protokol kesehatan.

Kewenangan pengaturan dan pelaksanaannya ada di tangan Satgas Covid-19 dan instansi terkait di daerah.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19