Kompas TV nasional politik

Presiden Jokowi: Esensi PSBB, Lockdown, dan PPKM Mikro Sama, Tidak Perlu Dipertentangkan

Rabu, 23 Juni 2021 | 18:37 WIB
presiden-jokowi-esensi-psbb-lockdown-dan-ppkm-mikro-sama-tidak-perlu-dipertentangkan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) (Sumber: Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan esensi dari PSBB dan lockdown sama dengan PPKM mikro yang saat ini diambil sebagai kebijakan menekan lonjakan kasus Covid-19.

Presiden Jokowi menjelaskan pemerintah telah mempelajari berbagai opsi penangan Covid-19 dengan memperhitungkan kondisi ekonomi, sosial, politik, dan pengalaman dari negara lain.

Tidak hanya itu, pemerintah, sambung Presiden Jokowi, juga telah menerima masukan dari masyarakat, kelompok dan pribadi tekait penanganan kasus Covid-19 yang belakangan ini meningkat. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Bicara Soal Penanganan Covid-19, PPKM Mikro Jadi Pilihan Pemerintah Pusat

Termasuk usulan untuk memberlakukan kembali PSBB dan lockdown, mengingat lonjakan kasus positif yang sangat pesat.

Presiden menyatakan pemerintah telah memutuskan menggunakan kebijakan PPKM mikro karena masih menjadi kebijakan yang paling tepat untuk menghentikan laju penularan Covid-19, hingga ke tingkat desa atau langsung ke akar masalah yakni komunitas.

"Saya sampaikan PPKM mikro dan lockdown memiliki esensi yang sama yaitu membatasi kegiatan masyarkat. Untuk itu tidak perlu dipertentangkan," ujar Presiden Jokowi melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (23/6/2021).

Presiden Jokowi juga meminta gubernur, bupati, dan wali kota untuk meneguhkan komitmen dan mempertajam penerapan PPKM mikro.

Baca Juga: Menganggap PPKM Mikro Tak Efektif, Politikus di DPR Desak Pemerintah untuk Segera Terapkan PSBB

Presiden Jokowi menilai jika penerapan PPKM mikro diimplentasi dengan baik tindakan-tindakan di lapangan yang terus diperkutat, semestinya laju kasus bisa terkendali. 

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:55
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19