Kompas TV regional berita daerah

Pengakuan Korban Dugaan Kekerasan Seksual di SMA SPI, Dibawa Ke Rumah Terlapor, Modus Kaderisasi

Senin, 21 Juni 2021 | 20:23 WIB

BATU, KOMPAS.TV-Dua korban dugaan kekerasan seksual di SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, menceritakan modus terlapor, yang juga merupakan pemilik sekolah.

Kedua korban bercerita pada awak media, didampingi Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, di Kota Batu, Sabtu (19/06/2021).

Mereka menuturkan bagaimana modus terlapor, JE, dalam melakukan kekerasan seksual pada anak didiknya.

"Biasanya kami diajak ke rumah pribadi, karena rumahnya besar dan mewah. Jadi istilahnya si JE membuat, mencontohkan, ini lho kamu punya impian seperti ini atau tidak. Koko punya rumah mewah dan besar, seperti kita ditraining untuk membangun impian kita" cerita salah satu korban.

Satu korban lainnya juga menceritakan, terlapor bermodus melakukan kaderisasi.

"Jadi memang tujuannya untuk mengkaderisasi, kita dibentuk untuk lapisan lapisan yang bisa memimpin selanjutnya. Dibawa ke Surabaya tiga sampai lima harian" tutur korban.

Korban menambahkan, mereka tidak ingin adik kelas lainnya yang masih bersekolah di SMA SPI mengalami kejadian serupa. Mereka berharap terlapor segera dipanggil polisi, dan proses hukum bisa berjalan.

"Segera diurus hukum, diadili se adil-adilnya. Kami sebenarnya melakukan hal ini tidak untuk kepentingan kami pribadi, tapi justru kami melihat nasib adik adik kami yang ada disitu. Karena jika tidak dihentikan akan banyak korban lainnya. Karena kami tahu cara mendidiknya sudah tidak benar" tambah korban.

Sementara itu Arist menyampaikan bahwa terlapor, JE, dijadwalkan dipanggil di Polda Jatim, Selasa (22/06/2021).

"Saya diberitahu oleh Kabid Renakta Polda Jatim, Selasa ini, dari hasil pengembangan penyelidikan, terduga pelaku JE segera dipanggil untuk dimintai keterangan" tutup Arist. 

#smaspi

Penulis : KompasTV Malang

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19