Kompas TV video sinau

Mengapa Perlu Pakai Masker Dobel? Ini Penjelasan dan Cara Pakai yang Benar

Selasa, 22 Juni 2021 | 11:00 WIB

Penulis : Gempita Surya

KOMPAS.TV - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengeluarkan panduan terbaru tentang meningkatkan efektivitas pemakaian masker untuk mencegah penularan virus corona.

Dalam panduan tersebut, ada dua metode yang bisa diterapkan, yaitu:

1. Memakai masker ganda atau dobel

Gunakan masker medis di bagian dalam, lalu tambahkan masker kain di lapisan paling atas.

Penggunaan masker dua lapis ini harus benar, yakni bisa menutup hidung, mulut, sampai dagu.

Namun, tidak dianjurkan untuk menggunakan 2 masker medis sekaligus, karena tidak meningkatkan kemampuan filtrasi masker

2. Meningkatkan kesesuaian masker dengan wajah

Caranya, dengan membuat simpul tali masker di dekat wajah, lalu selipkan kedua ujung masker ke arah dalam untuk meminimalkan rongga masker.

Kemudian, pastikan tidak ada rongga masker saat masker digunakan.

Lalu, mengapa kita perlu pakai dua masker?

CDC menguji beragam efektivitas masker dalam menyaring partikel kecil yang menyebar di udara (aerosol), hasilnya adalah:

- Masker medis yang dipakai dengan benar mampu memberikan perlindungan sampai 56,1 persen.

- Masker kain tiga lapis yang digunakan dengan benar dapat memberikan perlindungan sampai 51,4 persen.

- Masker medis yang bagian ujung karetnya ditali simpul, sehingga masker lebih kencang dan rapat, bisa melindungi sampai 77 persen.

Sementara itu, menggunakan masker medis yang dilapisi masker kain mampu memberikan perlindungan sampai 85,4 persen

Selain itu, panduan baru penggunaan masker ini juga tentunya harus dibarengi dengan tetap menjaga jarak, menghindari keramaian dan ventilasi dalam ruangan yang buruk, mencuci tangan, dan mengurangi mobilitas untuk melindungi dari penularan Covid-19.(*)

Grafis: Joshua Victor

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19