Kompas TV regional berita daerah

Polisi dan Balai BPOM Selidiki Kasus Kosmetik Ilegal

Senin, 21 Juni 2021 | 16:37 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV – Pembongkaran dan Penyitaan Kosmetik Produk Pembersih Wajah Ilegal kini kasusnya masih terus didalami aparat kepolisian dari Satreskirm Polresta Bandar Lampung yang juga berkordinasi dengan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan Kota Bandar Lampung.

Sebelumnya polisi telah menetapkan pemilik usaha kosmetik yang disita ini sebagai tersnagka, dan hingga kini masih dalam pemeriksaan petugas kepolisian.

Baca Juga: Kosmetik Ilegal didapat dari Situs Online, Tersangka Raup Omzet 7 Juta Rupiah Perminggu

Hal ini disampaikan langsun oleh kasatreskirm Polresta Bandar lampung, Kompol Resky Maulana, dirinya mengatakan masih berkordinasi dengan Balai BPOM Bandar lampung untuk memastikan izin edar produk tersebut.

Selain itu guna memastikan ada tidaknya kandungan berbahaya dalam kosmetik yang disita, polisi masih berkordinasi dengan ahli untuk meneliti kandungan kosmetik yang sudah beredar di masyarkaat”tambah Resky.

Baca Juga: Polisi Sita 38 Ribu Botol Kosmetik Pembersih Wajah Ilegal, 11 Ribu Sudah Beredar di Pasaran

Sebelumnya diberitakan polisi membongkar dan menyita sekitar 38 Ribu kosmetik Produk Pembersih Wajah yang disimpan di rumah sewa di kawasan jalan putri dibalau, kedamaian kota bandar lampung pada jumat 11 juni lalu.

Disita kosmetik Produk Pembersih Wajah setelah polisi mendapatkan laporan warga yang curiga dengan aktivitas kegiatan usaha yang dilakukan tersangka tanpa adanya izin kepada aparat lingkungan setempat.

Setelah diamankan, polisi mencium kosmetik ini merupakan produk ilegal lantaran tidak adanya Izin Edar Resmi.

#Kosmetikilegal #38ribukosmetikilegaldisita #Polisisitakosmetikilegal

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19