Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Kisah WNI di Jepang Jualan Tempe Hingga Bisa Ekspor Ke Meksiko, Brasil, dan Hungaria

Senin, 21 Juni 2021 | 14:37 WIB
kisah-wni-di-jepang-jualan-tempe-hingga-bisa-ekspor-ke-meksiko-brasil-dan-hungaria
Tempe produksi Rustono yang dibuat di Jepang dan dijual hingga ke Meksiko, Brasil, dan Hungaria (Sumber: KBRI Tokyo)

KYOTO, KOMPAS.TV- Tempe ternyata tidak hanya digemari di Indonesia, tapi juga hingga mancanegara. Seorang pengusaha tempe bernama Rustono sudah membuktikannya. Ia sukses mengekspor tempe ke berbagai negara.

Menariknya, Rustono menjalankan usahanya bukan di Indonesia, melainkan di Kyoto, Jepang.

"Kami produksi 10.000 bungkus per minggu dan dikirim ke lebih 1.000 titik di Jepang. Meliputi restoran, katering, rumah sakit dan sekolah untuk makan siang, serta hotel, toko-toko Asia, orang Indonesia di Jepang, maskapai penerbangan dan lainnya," kata Rustono dalam siaran pers KBRI Tokyo yang diterima KOMPAS TV, dikutip Senin (21/06/2021).

Menurutnya, tak ada niat khusus memasarkan produknya hingga bisa dinikmati masyarakat luas di Jepang.

"Promosi kami hanya dari mulut ke mulut, " tambahnya.

Baca Juga: Di Tengah Pandemi, China Ekspor 108 Juta Unit Ponsel 5G pada 5 Bulan Pertama 2021

Rustono mulai merintis bisnis tempe di Jepang pada akhir periode 1990-an. Dengan merek produk ‘Rusto’s Tempeh’, Rustono sukses memasarkan tempe di Jepang. Seiring berjalannya waktu ia kemudian mengembangkan bisnis tempe di Korea Selatan.

Pada tahun 2018, tempe buatan Rustono bahkan telah menembus pasar dunia seperti Meksiko, Brasil, dan Hungaria.

Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Jepang Heri Akhmadi yang meninjau usaha olahan tempe Rustono, mengatakan, siap mendukung pengembangan usaha Rustono.

Dubes Heri menekankan pentingnya menjaga kualitas dan kemasan produk tempe yang dijual kepada masyarakat Jepang.

Penulis : Dina Karina | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19