Kompas TV nasional wawancara

Pemerintah Dinilai Perlu Langkah Ekstrem Cegah Sebaran Covid-19, Lockdown Jadi Opsi?

Senin, 21 Juni 2021 | 12:17 WIB

KOMPAS.TV - Tingginya lonjakan kasus Covid-19 yang terus terjadi membuat rumah sakit di Indonesia kewalahan.

Data dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) menunjukkan, bed occupancy rate atau tingkat hunian rumah sakit rata-rata sudah di atas 65 persen hingga 70 persen.

Hingga kini pemerintah masih menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Beskala Mikro (PPKM).  

Belum ada tanda-tanda akan adanya PSBB meski sudah dalam tahap mengkhawatirkan.

Jika karantina wilayah atau lockdown diberlakukan, pemerintah berkewajiban memenuhi hak dasar rakyat.

Seperti yang diatur pada UU nomor 6 tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

Pasal 55 ayat 1 menyatakan, selama dalam karantina wilayah, kebutuhan hidup dasar orang dan makanan hewan ternak yang berada di wilayah karantina menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

Ayat 2 menyatakan, tanggung jawab pemerintah pusat dalam penyelenggaraan karantina wilayah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan melibatkan pemerintah daerah dan pihak yang terkait.

Kini tinggal saatnya menunggu keputusan pemerintah di tengah kenaikan kasus Covid-19 yang semakin tak terkendali.

Akankah menarik rem darurat PSBB atau tegas menerapkan lockdown?

Simak pembahasannya bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, Kabid Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Aa Hery Trianto, dan juga Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:12
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19