Kompas TV regional kriminal

Wartawan Media Online di Simalungun Tewas Ditembak Orang Tak Dikenal

Minggu, 20 Juni 2021 | 18:30 WIB

KOMPAS.TV - Keluarga Mara Salem Harahap pemimpin redaksi media online di Simalungun Sumatera Utara berharap polisi bisa mengungkap siapa pembunuh anggota keluarganya.

Keluarga dan istri korban mengaku juga sempat diperiksa oleh penyidik terkait tewasnya Mara Salem Harahap.

Penyidik juga telah meminta rekaman CCTV di rumah korban yang akan dijadikan sebagai alat bukti tambahan.

Keluarga berharap polisi bisa mengungkap motif dan pelaku pembunuhan ini.

Penyelidikan tewasnya Mara Salem Harahap, pimpinan redaksi salah satu media online di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara masih terus diselidiki oleh Polres Simalungun.

Polres Simalungun dibantu dibantu Direktorat Kriminal Umum Polda Sumut menggelar olah TKP untuk mencari petunjuk terkait tewasnya korban.

Hingga saat ini lima orang saksi telah diperiksa baik dari keluarga korban, tetangga hingga warga yang menemukan korban.

Tak hanya memeriksa saksi, polisi juga melakukan otopsi terhadap jenazah korban untuk kepentingan penyelidikan.

Nantinya hasil otopsi akan menyimpulkan penyebab tewasnya korban.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:58
KETUA KOMISI I DPR MEUTYA HAFID MINTA KEMENLU PASTIKAN WNI DI LUAR NEGERI BISA MENGAKSES VAKSIN COVID-19    KPK SIAP HADAPI GUGATAN PRAPERADILAN EKS DIREKTUR PEMERIKSAAN & PENAGIHAN DITJEN PAJAK ANGIN PRAYITNO AJI    MENDESA PDTT ABDUL HALIM ISKANDAR: PER 15 JULI TOTAL PENYALURAN BLT DANA DESA CAPAI RP 5,9 TRILIUN    KEMENTERIAN PPPA MINTA TAK ADA KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK DALAM PENANGANAN PPKM    SATGAS TAMBAH KUOTA VAKSINASI COVID-19 DI GOR CIRACAS JADI 5.000 ORANG PER HARI UNTUK 17-18 JULI 2021    BLOK KHUSUS COVID-19 DI TAMAN PEMAKAMAN UMUM JOMBANG, CIPUTAT, TANGSEL TERSISA HANYA 50 PETAK MAKAM    IDI: 3.500 CALON DOKTER TAK BISA BANTU TANGANI PANDEMI COVID-19 KARENA TERHAMBAT ATURAN DITJEN DIKTI    KETUA DPR MINTA PEMERINTAH IMBANGI SOLIDARITAS MASYARAKAT DENGAN KEBIJAKAN YANG BERPIHAK PADA KESELAMATAN    BNPB PANGGIL MANAJEMEN DUA HOTEL TERKAIT DUGAAN PEMERASAN PELAKU PERJALANAN INTERNASIONAL SAAT KARANTINA    BNPB BANTAH TERLIBAT PEMERASAN PELAKU PERJALANAN YANG TIBA DARI LUAR NEGERI SAAT JALANI KARANTINA DI HOTEL    BNPB TEGASKAN PELAKU PERJALANAN INTERNASIONAL BERHAK LAKUKAN TES COVID-19 PEMBANDING SAAT KARANTINA    RSUD KOTA DEPOK DIDEDIKASIKAN MENJADI RUMAH SAKIT KHUSUS PENANGANAN COVID-19    MENAG YAQUT CHOLIL QOUMAS: DAGING KURBAN LANGSUNG DIANTAR KE WARGA, TAK BOLEH ADA KERUMUNAN    MENAG YAQUT CHOLIL QOUMAS: TAKBIR KELILING DI JALAN DAN MASJID YANG TIMBULKAN KERUMUNAN DILARANG