Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kenapa Vaksin Menimbulkan Efek Samping? Ini Penjelasannya

Minggu, 20 Juni 2021 | 15:01 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Program vaksinasi Covid-19 saat ini terus dilakukan untuk mengurangi risiko virus corona. Namun dalam pelaksanaannya, sejumlah orang merasakan efek samping setelah divaksinasi.

Mengapa vaksin menimbulkan efek samping?

Efek samping vaksin adalah kejadian yang normal karena vaksin dibuat untuk memberikan imunitas terhadap suatu penyakit.

Mengalami efek samping ringan berarti sistem imun bereaksi atas vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh. Patogen seperti bakteri, virus, parasit, atau jamur akan masuk ke dalam tubuh membawa bagian bernama antigen.

Antigen ini akan memicu sistem imun tubuh untuk membentuk dua macam antibodi di dalam tubuh. Kemudian antibodi adalah zat yang berfungsi untuk melindungi tubuh dan spesifik melawan satu macam antigen saja. 

Vaksin bekerja dengan memasukkan virus yang dilemahkan atau memasukan materi genetik dari virus Covid-19 agar tubuh mengenali materi ini jika masuk ke dalam tubuh tanpa menyebabkan sakit seperti infeksi Covid-19 pada umumnya.

Jika tubuh mengalami efek samping ringan sampai sedang seperti nyeri otot, demam, dan menggigil, ini adalah proses yang normal. Ini merupakan tanda bahwa sistem imun tubuh sedang bekerja dan bereaksi pada vaksin yang telah dimasukkan ke dalam tubuh.

Namun, jika tidak terjadi efek samping apapun, bukan berarti tubuh tidak merespon vaksinnya. Setiap orang memiliki respon imun yang berbeda-beda sehingga bisa menimbulkan efek samping yang beragam.

Video editor: Lisa

Baca Juga: Vaksin Dinilai Ampuh, 90% Nakes di Kudus Pulih dari Covid-19

Penulis : Laura Elvina

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:51
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19