Kompas TV nasional update corona

DPR Soroti Capaian Vaksinasi yang Rendah di Sumatera Barat

Minggu, 20 Juni 2021 | 12:40 WIB
dpr-soroti-capaian-vaksinasi-yang-rendah-di-sumatera-barat
Kegiatan vaksinasi kepada penerima manfaat di Balai Besar Disabilitas Kartini Temanggung. (Sumber: Dok. Satgas Covis-19 Temanggung. )

JAKARTA, KOMPAS TV - Jumlah masyarakat yang telah menjalani vaksin di Sumatera Barat (Sumbar) terhitung masih rendah. Diketahui wilayah tersebut berada di posisi terendah secara nasional dalam vaksinasi dosis pertama dan terendah keempat dalam vaksinasi dosis kedua. 

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ansory Siregar mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu sengaja melakukan kunjungan kerja di sana karena capaian vaksinasi yang masih rendah. 

Dirinya berharap seluruh pemangku kepentingan di Sumatera Barat untuk menyosialisasikan program pemerintah itu agar tercipta sebuah herd immunity atau kekebalan tubuh. 

Baca Juga: Vaksin Dinilai Ampuh, 90% Nakes di Kudus Pulih dari Covid-19

"Kami sengaja melakukan kunjungan kerja spesifik dalam rangka pengawasan terhadap proses penanganan pandemi Covid-19 secara keseluruhan di Provinsi Sumatera Barat. Termasuk untuk mengetahui penyebab rendahnya capaian vaksinasi di Sumbar," kata Ansory seperti dikutip dari dpr.go.id, Minggu (20/6/2021).

Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama menilai rendahnya capaian vaksinasi di Provinsi Sumbar karena kurangnya kesadaran masyarakat akan manfaat vaksin.

Bukan tak mungkin hal itu terjadi karena adanya kesalahan informasi yang beredar tentang vaksin. Misalnya, terkait kehalalan vaksin serta efek samping yang timbul akibat vaksin. 

"Jangan sampai informasi yang  belum tentu benar, menjadi sebuah miss understanding, sehingga masyarakat enggan untuk menerima vaksin," ujarnya. 

Baca Juga: Israel Kirim 100.000 Dosis Vaksin Covid-19 Hampir Kadaluarsa ke Palestina

Dari data dan informasi yang terhimpun, nantinya Komisi IX DPR RI bersama-sama dengan pemerintah pusat akan membahas hal tersebut guna mencari solusi atas permasalahan yang ada. 

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:57
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19